Wawali Arya Wibawa: ‘Budaya Literasi untuk Kesejahteraan’

Wawali Arya Wibawa menggelar kegiatan Publikasi dan Sosialisasi di kawasan car free day Renon (Foto : Ist)

Beritabalionline.com – Pemkot Denpasar melalui Dinas Perpusatakaan dan Kearsipan bersama APSAI dan Forum Anak Denpasar menggelar Publikasi dan Sosialisasi Kegiatan Literasi yang dipusatkan di kawasan Car Free Day (CFD) dan Taman Janggan Kota Denpasar, Minggu (4/11/2022).

Kegiatan yang juga dirangkaikan dengan peringatan Hari Anak Nasional ini turut dihadiri Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, Bunda Literasi Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, dan sejumlah pejabat terkait.

Rangkaian kegiatan diawali dengan jalan sehat mengikuti rute CFD, dilanjutkan dengan senam pagi. Setelah itu acara dikemas santai melalui talkshow dan workshop permainan tradisional. Selain itu juga turut digelar lomba kolase siswa SD se-Kota Denpasar dan lomba dekopasi parenting untuk siswa Taman Kanak-kanak atau PAUD se-Kota Denpasar.

Bunda Literasi Ny. Sagung Antari Jaya Negara menjelaskan, publikasi dan sosialisasi kegiatan literasi merupakan salah satu kegiatan yang dilaksanakan guna meningkatkan budaya literasi di Kota Denpasar.

Pelaksanaanya kali ini dikemas menarik dengan melibatkan siswa TK/PAUD, SD dan SMP. Hal ini dilaksanakan dengan menggelar beragam lomba-lomba dan permainan tradisional.

“Tadi kita juga sudah saksikan beragam permainan tardisional yang sarat makna, ada juga lomba kolase, dan yang terpenting juga lomba dekopasi parenting untuk membangun budaya literasi dengan menciptakan cemistri antara anak dan orang tua,” jelasnya.

Dikatakan Sagung Antari yang juga Ketua TP PKK Kota Denpasar ini, sebagai Kota Budaya, masyarakat Bali khususnya Kota Denpasar sangat dekat dengan tradisi sehingga sosialisasi dan publikasi dirasa akan lebih efektif dengan menggunakan permainan atau lomba-lomba. Dimana, makna dan pesan yang ingin disampaikan lebih mudah dicerna untuk selanjutnya diterapkan.

BACA JUGA:  Update Covid-19 di Denpasar, 9 Orang Sembuh, Kasus Positif Bertambah 10

“Tentunya harapan kami dengan meningkatnya budaya literasi, setiap insan mampu mencari jati diri serta terus belajar dalam pengembangan diri dalam rangka mendukung peningkatan nilai melalui kreatifitas dan inovasi untuk kesejahteraan,” ujar Sagung Antari yang juga Bunda PAUD Kota Denpasar ini.

Wawali Agus Arya Wibawa didampingi Kadis Perpustakaan dan Kearsipan, Dewa Nyoman Sudarsana mengaku sangat mendukung pelaksanaan kegiatan ini.

Secara berkelanjutan ke depannya kegiatan ini harus terus digetoktularkan hingga lapisan masyarakat terbawah. Hal ini lantaran dengan budaya literasi yang baik maka kesejahteraan masyarakat dapat terus dioptimalkan.

Arya Wibawa menambahkan, dengan adanya Bunda Literasi dari tingkat Kota, Kecamatan hingga Desa/Kelurahan diharapkan mampu meningkatkan minat, kegemaran serta budaya baca yang selaras dengan Visi Kota Kreatif Berbasis Budaya Menuju Denpasar Maju.

“Kami berharap kegiatan ini dapat berkesinambungan, dan dengan adanya Bunda Literasi dari tingkat Kota, Kecamatan hingga Desa/Kelurahan mampu mewujudkan budaya literasi di tingkat keluarga, satuan pendidikan hingga masyarakat menuju generasi yang literat, berkarakter dan mampu menampilkan keunggulan daerah,” ujarnya. (tik)