Bupati Gianyar Tinjau Program Proyek Padat Karya di Sidan

Bupati Gianyar Made Mahayastra meninjau pelaksanaan Program Padat Karya Berbasis Kawasan di Desa Sidan, Gianyar. (foto: ist)

Beritabalionline.com – Bupati Gianyar Made Mahayastra meninjau pelaksanaan Program Padat Karya Berbasis Kawasan di Desa Sidan, Gianyar, akhir pekan lalu. Didampingi Kepala Disnaker Gianyar, Ida Ayu Surya Adnyani, Mahayastra melihat bagaimana masyarakat Sidan dilatih membuat kue, kripik berbahan daun kelor, dan VCO (virgin coconut oil) dengan harapan ke depan dapat mewujudkan One Village One Product.

Ditemani beberapa anggota DPRD Gianyar, Bupati Mahayastra mengatakan melalui program ini masyarakat lebih terbantu serta dapat meningkatkan skill dan kualitas dari SDM Krama Gianyar. Tak lupa pula Bupati Gianyar menyampaikan ucapan terima kasih kepada kementerian Ketenagakerjaan RI, yang selama ini sudah memberikan bantuan melalui program-program yang ada serta dapat berkelanjutan.

“Program ini tentu akan sangat bermanfaat untuk jangka panjang,” ujarnya, Senin (5 /12/2022).

 

Sementara itu, Kepala Disnaker Gianyar, Ida Ayu Surya Adnyani menyampaikan bahwa program perluasan kesempatan kerja berbasis kawasan tersebut terdiri dari 2 program, yakni program padat karya dan tenaga kerja mandiri (TKM). Dimana TKM dilakukan dengan membentuk kelompok-kelompok kerja bagi beberapa kawasan dimana nantinya mereka diberi stimulan dari Kementerian Ketenagakerjaan RI.

“Program Perluasan Kesempatan Kerja Berbasis Kawasan merupakan
terobosan dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) untuk membangun ekosistem usaha mandiri bagi masyarakat. Program ini menciptakan model perluasan kesempatan kerja melalui pemberdayaan masyarakat. Melalui program ini diharapkan mampu digali potensi sumber daya alam, sumber daya masyarakat penerima program, mengurangi pengangguran dan menciptakan kesejahteraan bagi masyarakat,” ujar Dayu Surya.

Disebutkannya, Kabupaten Gianyar sebagai salah satu daerah penerima program ini, melalui Disnaker telah melaksanakan pelatihan kepada kelompok-kelompok masyarakat. Di antaranya di Desa Lebih dengan memberikan pelatihan membuat makanan olahan berbahan ikan, di Desa Bakbakan dengan pelatihan membuat kue dan masakan serba jamur, di Desa Sidan dengan pelatihan membuat kue, kripik kelor, dan VCO, serta di Desa Tampaksiring dengan program padat karya yaitu pembangunan jalan usaha tani.

BACA JUGA:  Pemkot Denpasar Komitmen Mendukung Terciptanya Adaptasi Perubahan Iklim

Dayu Surya Adnyani mengatakan, jenis pelatihan yang diberikan bagi kelompok-kelompok masyarakat tersebut disesuaikan dengan potensi di desa masing-masing.

“Sesuai dengan programnya yaitu perluasan kesempatan kerja berbasis kawasan, kami memberikan pelatihan berdasarkan potensi yang dimiliki masing-masing kawasan atau desa tersebut, sehingga dengan pelatihan yang kami berikan masyarakat bisa menciptakan lapangan pekerjaan untuk dirinya dan untuk masyarakat sekitarnya,” ujar Dayu Surya.(yaw)