Bule Inggris Curi Motor Custom di Canggu Diringkus Polisi

Ilustrasi Curanmor. (Foto : Ist)

Beritabalionline.com – Bule Inggris bernama Gilles Thomas Allcard William alias GTAW pelaku pencurian sepeda motor custom di Canggu berhasil diringkus Polsek Kuta Utara.

Bule berusia 43 tahun itu dibekuk tanpa perlawanan di Banjar Tegal Gundul, Desa Tibubeneng, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, lengkap dengan barang bukti motor custom jenis Yamaha Scorpio yang dicurinya.

Bule Inggris curi sepeda motor custom di kawasan Canggu, Kuta Utara, Badung, Bali, terekam kamera pemantau (CCTV) viral di media sosial. Pencurian terjadi Senin (28/11/2022) sore di Deus Canggu, dan heboh di medsos pada Selasa (29/11/2022).

Dari video terlihat bule Inggris itu sangat santai melarikan motor custom yang terparkir di depan kantor marketing bengkel tersebut. Tampak seorang staf sempat berpapasan dengan pelaku sebelum motor itu raib lewat pintu belakang.

Awalnya, bule Inggris ini berjalan ke belakang cafe. Di sana terdapat beberapa motor custom sedang dipajang, termasuk motor yang hilang itu. Situasi di lokasi juga ramai lantaran ada acara sehingga para staf sibuk melayani tamu.

Di antara beberapa tamu dan staf yang wara-wiri, bule tersebut mendekat ke objek sasaran. Dengan santai ia sempat menghisap rokok dan berpapasan dengan satu staf. Bule itu sudah dalam posisi menaiki motor yang terparkir di depan kantor marketing, lalu kabur lewat pintu belakang.

Manajemen Deus Ex Machina Indonesia di Canggu mengungkapkan, bule yang diduga membawa kabur motor custom Yamaha itu sempat memesan beberapa makanan, namun tidak membayar. Hal itu dilakukan sebelum terduga pelaku melancarkan aksinya, Senin (28/11/2022).

Dari pemantauan kamera depan, terlihat bule penuh tato di tangan kiri itu masuk ke cafe diantar tiga pria mengendarai motor. “Pelaku itu dibonceng,” kata Manajer Marketing Deus Canggu Jehan Khaleda saat ditemui, Selasa (29/11/2022).

BACA JUGA:  Setahun Diburu, Sari Soraya yang Nekat Rusak Kunci Vila Diringkus di Kuta

Terduga pelaku kemudian masuk ke cafe, namun hanya ditemani satu orang dan sempat memesan menu. Sedangkan dua orang yang mengantar terekam CCTV tidak ikut masuk ke cafe. (itn/dtc)