Pebiliar SIWO PWI Bali Dulang Emas di Laga Porwanas 2022 Malang

Aksi Hari Santoso yang kerap disapa Ari Pratama (bawah) penuh konsentrasi membidik bola target saat pertandingan biliar di Porwanas XIII tahun 2022 di Malang, Jawa Timur, Selasa (22/11/2022) dan mendapat “bonus” dari Ketua SMSI Bali Emanuel Dewata Oja/Edo (dua dari kanan atas). (Foto : Ist)

Beritabalionline.com– Hari Santoso atau biasa dipanggil Ari Pratama berhasil menyumbang satu emas bagi kontingen Bali dari cabang olahraga (cabor) biliar atau bola sodok. Lewat perjuangan yang melelahkan dalam laga final dia berhasil menekuk perlawanan atlet biliar Jawa Timur dalam Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) XIII, di Malang, Jawa Timur (Jatim) Selasa, (22/11/2022).

Satu emas dari wartawan Suara Denpasar tersebut sebagai catatan sejarah tersendiri bagi kontingen Porwanas Bali. Ari turun di nomor Eight Ball atau bola 8 dalam final yang berlangsung, Selasa (22/11/2022).

Ia berhasil menghentikan perlawanan atlet tuan rumah dengan skor 5-1. Hasil akhir itu membuat atlet Porwanas Jatim tersebut harus mengakui keunggulan dan skill atlet dari Pulau Dewata ini.

Untuk diketahui Kontingen Wartawan Bali yang tampil dalam Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) XIII, yang akan digelar di Malang, Jawa Timur, pada 21-27 November 2022, tak mau memasang target muluk-muluk. Cukup dua emas dipatok menjadi target dalam ajang olahraga tingkat nasional untuk wartawan tersebut.

“Biliar memang menjadi salah satu tumpuan kami untuk meraih medali,” ungkap Ketua Rombongan Kontingen PWI Bali Djoko Purnomo.

Atas keberhasilan Ari yang pecah telor dan menyumbangkan medali bagi kontingen Bali. Ini diharapkan bisa menjadi pemicu atlet Bali yang lain untuk lebih semangat dan Puputan dalam laga lanjutan.

“Tinggal satu emas lagi. Mudah-mudahan bisa terkejar,” cetus wartawan senior tersebut.

BACA JUGA:  Langkah Komang Ayu di 16 Besar Chinese Taipei Open 2022 Diganjal Pebulutangkis Malaysia

Di bagian lain Ari mengaku lelah dirinya untuk berlatih ekstra keras bersama kawan-kawan akhirnya terbayar dengan torehan prestasi dan medali. Untuk diketahui, tim Bali pada biliar diperkuat oleh Ari Pratama, Ari Purboyo, dan I Made Miasa. Ketiganya sebelum bertolak ke Malang, Jawa Timur, sudah melakukan latihan mandiri.

“Raihan medali ini tidak lepas dari support dan doa kawan-kawan semua,” pungkas Ari Pratama.

Menanggapi prestasi yang diraihnya ini, Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Bali Emanuel Dewata Oja yang sengaja hadir langsung sebagai supporter ke venue pertandingan bersama jajaran pengurus dan anggota SMSI Bali lainnya turut merasa bangga bahkan memberikan apresiasi sekadar “bonus”  kepada Ari Pratama.

“Kami dari SMSI Bali sengaja datang ke Malang buat membakar semangat teman-teman wartawan Bali yang bertanding. Medali Emas yang disabet Ari Pratama dari cabor biliar telah membuat sejarah baru bagi kontingan atlet PWI Bali, setelah berhasil mematahkan perlawanan atlet biliar dari PWI Jatim dan Lampung di nomor Eight Ball,” beber Edo.

Ia pun spontan merogoh koceknya dan memberikan sejumlah uang untuk memberikan support dan semangat pada pertandingan nomor selanjutnya yakni Nine Ball atau Bola Sembilan.

“Atas prestasi menggondol emas perdana malam ini, Ari saya kasi bonus biar menang lagi nanti,” ungkap Edo panggilan akrabnya didampingi Dewa Sastra, Arif Wibisono, Bang JK, Nyoman Adhy Irawan, dan Ngurah Aswibawan.

Seperti diketahui, bola sodok atau biliar adalah sebuah cabang olahraga yang masuk dalam kategori cabang olahraga konsentrasi, sehingga sangat dibutuhkan ketahanan dan pemahaman mental yang benar serta harus ditunjang oleh kemampuan fisik yang prima agar mampu berprestasi lebih tinggi dan stabil. (itn)

BACA JUGA:  Pelari Asal Australia Tuntut Hadiah Rp100 Juta ke KONI, Hotman Paris: Memalukan Nama Indonesia