Usai Jalani Hukuman Atas Kasus Skimming, WN Polandia Dideportasi

WN Polandia dideportasi usai bebas dari penjara. (FOTO : ist)
Beritabalionline.com – Kantor Imigrasi Singaraja mendeportasi pria warga negara asing (WNA) asal Polandia berinisial DPL, mantan narapidana kasus pencurian data nasabah bank atau skimming.
“Warga asing tersebut sebelumnya divonis tiga tahun dan tiga bulan penjara,” terang Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Bali, Anggiat Napitupulu, Selasa (22/11/2022) di Denpasar.
DPL diketahui masuk ke Indonesia pada tanggal 3 Agustus 2019 dengan menggunakan bebas visa kunjungan. Tak lama di Bali, ia ditangkap petugas kepolisian atas kasus skimming.
Oleh Pengadilan Negeri Amlapura, DPL dinyatakan terbukti bersalah melanggar Pasal 33 jo. Pasal 49 UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).
Usai menjalani hukuman Lapas Kelas IIB Karangasem, DPL kemudian dijemput oleh petugas Imigrasi Singaraja, Senin (17/10/2022).
Di sana warga asing ini ditempatkan di Ruang Detensi Imigrasi sembari menunggu dan memenuhi semua kelengkapan administrasi.
Anggiat menerangkan, DPL dideportasi melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Senin (21/11/2022) sekitar pukul 21.45 Wita dengan penerbangan Singapore Airlines Nomor SQ947 (Denpasar – Singapura) dengan tujuan akhir Frankfurt, Jerman. Setelah itu dilanjutkan dengan perjalanan bus menuju Polandia.
“Selain dideportasi, WNA tersebut dikenakan penangkalan untuk masuk ke Wilayah Indonesia dalam jangka waktu 6 bulan,” terangnya. (agw)
BACA JUGA:  Kodim Badung Salurkan Bantuan Beras untuk Dua Komunitas di Bali