Tabrak Pemotor hingga Meninggal, Sopir Ambulans Ditahan

Petugas memindahkan jenazah pemotor dari mobil ambulans yang terlibat lakalantas. (FOTO : ist)

Beritabalionline.com – Polisi menahan sopir ambulans bernama Wiwin Samsul Anwar (25) karena menabrak pengendara motor bernama Pandhu Wahyu Prayogi (28) hingga meninggal dunia.

“Sopir ambulans telah ditahan hari ini karena kelalaiannya mengakibatkan pengendara motor meninggal dunia,” kata Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu Ketut Sukadi, Jumat (13/5/2022) di Denpasar.

Dikatakan, akibat kelalaiannya sang sopir ambulans tersebut dikenakan Pasal 310 ayat (4) UU No. 22 Tahun 2009.

Dalam pasal disebutkan “Setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor yang karena kelalaiannya mengakibatkan kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan orang lain meninggal dunia, dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 tahun dan/atau denda paling banyak Rp12 juta”.

Peristiwa kecelakaan lalu lintas bermula ketika mobil ambulans dengan nomor polisi DK 9751 P yang dikemudikan Wiwin Samsul Anwar datang dari selatan ke utara, Kamis (12/5/2022) sekitar pukul 14.55 Wita.

Sementara Pandhu Wahyu Prayogi yang mengendarai sepeda motor Honda Vario melaju dari arah barat ke timur.

Sampai di TKP yakni perempatan Jalan Sunset Road – Iman Bonjol, Kuta, Badung, mobil ambulans yang tengah membawa jenazah menerobos lampu merah.

Lantaran jarak sudah sangat dekat, pengendara motor tidak mampu menghindar sehingga terjadi tabrakan.

Kerasnya benturan mengakibatkan tubuh Wahyu Prayogi terpental ke trotoar dan kepalanya menghantam beton. Ia meninggal dunia di tempat secara mengenaskan.

“Pengemudi mobil ambulans menerobos lampu merah sehingga mengakibatkan kecelakaan lalu lintas,” terang Kasi Humas Polresta Denpasar. (agw)

BACA JUGA:  Bali-Jakarta Jadi Tuan Rumah Turnamen Sepak Bola Dunia