Putus Mata Rantai Radikalisme, Petanesia Bali Gelar Webinar Wawasan Kebangsaan

Webinar Sosialisasi Wawasan Kebangsaan yang diselenggarakan Petanesia Bali. (FOTO : Agung Widodo/Beritabalionline.com)

Beritabalionline.com – Organisasi kemasyarakatan (Ormas) Pecinta Tanah Air Indonesia (Petanesia), menggelar webinar sosialisasi wawasan kebangsaan. Hadir sebagai narasumber anggota MPR RI, I Gusti Agung Rai Wirajaya.

“Event seperti ini sangat dibutuhkan, di mana ada beberapa kelompok yang memang ingin memecah belah dengan menjadikan Indonesia seperti tumpengan,” ucap Ketua DPW Petanesia Bali, Bima Prasetya, Jumat (15/4/2022) di Denpasar.

Petanesia dikatakan akan terus menggaungkan 4 pilar sebagai bentuk tanggung jawab bersama sebagai anak bangsa atas kelanjutan bangsa besar ini, agar tetap menjadi NKRI yang ber Pancasila.

Dengan kehadiran mahasiswa di acara ini lanjutnya, telah menunjukkan kepada orang-orang di luar sana bahwa masih banyak para mahasiswa yang bisa berdemokrasi dengan beradab dan berintelektual.

“Dan dengan kehadiran para pelaku budayawan dan beberapa organ-organ kemasyarakatan, ini menjadikan sebuah parameter bahwa bangsa Indonesia panjang umur dengan kekuatan atas dasar lintas agama dan etnis, agar nilai-nilai Bhineka Tunggal Ika tetap bisa dijaga bersama-sama,” tuturnya.

Sementara anggota MPR RI, I Gusti Agung Rai Wirajaya mengatakan, sosialisasi empat pilar MPR RI untuk mencegah sekaligus memutus mata rantai penyebaran radikalisme dan demoralisasi generasi bangsa.

“Karenanya, kegiatan pemasyarakatan nilai-nilai Pancasila dilakukan untuk memastikan bahwa Pancasila senantiasa hadir pada setiap relung kehidupan ketatanegaraan dan segenap aspek kehidupan masyarakat,” ucapnya.

Menurutnya, Pancasila sudah menjadi keyakinan bangsa Indonesia sebagai dasar negara dan memayungi UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika sebagai semboyan negara.

Maka, Empat Pilar Kebangsaan akan menjadi nilai dan kekuatan bangsa yang tak akan terpisahkan oleh gelombang zaman.

Dengan integritas dan komitmen bersama, Empat Pilar Kebangsaan tersebut akan semakin kokoh, semakin mewarnai keberlanjutan dan dinamika kebangsaan ke depan.

BACA JUGA:  Antisipasi Penolakan Karantina PMI, Kapolresta Denpasar Temui Tokoh Adat

“Empat Pilar Kebangsaan ini harus ditanamkan dalam pikiran dan perbuatan, agar kita menjadi manusia yang berkontribusi positif bagi masyarakat, bangsa dan Negara,” bebernya. (agw)