Kasus Covid Meningkat, Kapolda Ingatkan Masyarakat Tak Kendor Jalani Prokes

Kapolda Bali Irjen Pol. Putu Jayan Danu Putra. (FOTO : Agung Widodo/Beritabalionline.com)

Beritabalionline.com – Kasus Covid-19 di Bali meningkat cukup tinggi di awal bulan Februari. Data diperoleh dari Satgas Provinsi Bali, Selasa (8/2/2022) tercatat ada penambahan sebanyak 2.425 kasus.

“Kita sudah evaluasi dengan Gubernur, Pangdam serta Forkopimda lainnya terkait peningkatan tersebut,” kata Kapolda Bali Irjen Pol. Putu Jayan Danu Putra, Rabu (9/2/2022) di Denpasar.

“Gubernur telah mengeluarkan intruksi bahwa sekolah ditunda, kemudian tempat-tempat keramaian juga dibatasi dan banyak hal lain. Dan itu juga sesuai dengan Intruksi Mendagri yang baru,” sambungnya.

Dengan kondisi ini, Kapolda Bali mengingatkan kepada masyarakat agar tidak kendor dalam menjalankan protokol kesehatan (prokes).

Karena menurutnya, jika masyarakat abai dengan prokes, akan berbahaya lantaran kasus Covid-19 di Bali terus meningkat.

“Bulan depan kita ada event besar, dan kegiatan tersebut butuh dukungan dari kita semua,” tuturnya.

Disinggung apakah dari 2.425 kasus tersebut sudah termasuk varian Omicron, secara tidak langsung Kapolda membenarkan.

Dikatakan, hal ini bisa dilihat dari gejala yang dirasakan masyarakat terkonfirmasi Covid, serta peningkatan kasus yang cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir.

“Patut diduga itu ciri-ciri Omicron karena dilihat dari perkembangannya menjadi dua kali lipat, bahkan tiga kali lipat. Para pakar juga mengatakan demikian,” tuturnya.

Terkait isolasi bagi pasien Covid, Kapolda menyatakan di beberapa daerah di Bali ada pasien tanpa gejala yang diperbolehkan menjalani isolasi mandiri (Isoman), dengan catatan ada yang mengawasi.

“Ada yang memanfaatkan rumahnya untuk isoman. Tapi betul-betul rumahnya kita lihat, seperti dipasang stiker bahwa orang tersebut sedang melaksanakan isoman,” tuturnya. (agw)

BACA JUGA:  Cegah Peredaran Narkotika, BNN Gelar Operasi Khusus Jelang Tahun Baru