Jubir Sagtas Sebut Empat Fakta Lonjakan Kasus Covid-19 di Tanah Air

Prof Wiku Adisasmito. (FOTO : istimewa)

Beritabalionline.com – Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito mengungkap ada empat fakta meningkatnya penularan Covid-19 di Tanah Air. Pertama, terlihat dari reproduction rate seluruh pulau di Indonesia sudah berada di atas angka 1.

“Seluruh pulau sudah berada di atas angka 1 (1,02-1,12), yang artinya penularan masih ada dan terjadi di komunitas dengan pola penambahan kasus berlipat atau eksponensial,” katanya melalui keterangan tertulis dilansir dari covid19.go.id, Rabu (9/2/2022).

Menurutnya, angka reproduction rate ini perlu diamati hingga dua pekan ke depan sebelum disimpulkan bahwa kondisi penularan cukup mengkhawatirkan.

Kedua, penambahan kasus harian Covid-19 di Banten, DKI Jakarta, dan Bali sudah melampaui gelombang kedua yang dipicu varian Delta. Kondisi ini berpotensi memunculkan gelombang kasus baru di Indonesia.

Ketiga, terjadi tren kenaikan rawat inap di rumah sakit rujukan Covid-19 secara konsisten sejak 21 Januari 2022.

“Jika tidak segera diantisipasi, maka dapat menyebabkan peningkatan keterisian rumah sakit dan fasilitas kesehatan lainnya,” ujarnya.

Keempat, persentase penyumbang kematian terbanyak yaitu orang dengan usia lanjut, pengidap komorbid, dan orang yang belum divaksinasi. Jika angka kematian terus bertambah, maka berpeluang meningkatkan kebutuhan alat, material, dan obat-obatan Covid-19 dalam jumlah besar.

Melihat empat fakta tersebut, Wiku menilai upaya pengendalian Covid-19 perlu dievaluasi dan ditingkatkan di lingkungan masyarakat. Di antaranya kembali disiplin menerapkan protokol kesehatan dan secara sukarela melengkapkan dosis vaksinasi. (itn)

BACA JUGA:  Baru Tiba di Bandara Soekarno-Hatta, 32 WN India Langsung Dipulangkan