WN Inggris yang Tewas Bunuh Diri Alami Depresi

Jenazah WN Inggris saat di rumah sakit. (FOTO : ist)

Beritabalionline.com – Polisi mengungkapkan jika pria warga negara asing (WNA) asal Inggris, Harper Matthew (47) yang ditemukan meninggal dunia karena bunuh diri tengah mengalami depresi.

“Jadi dugaan awal korban melakukan perbuatannya dikarenakan depresi. Pada saat olah TKP ditemukan banyak obat-obatan,” kata Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Jansen Avitus Panjaitan, Kamis (20/1/2022) di Denpasar.

“Dan dari keterangan saksi-saksi, korban memang kerap minum obat untuk menghilangkan depresi,” sambungnya.

Saksi juga menyebut, korban sebelumnya bekerja sebagai chef di salah satu restaurant di kawasan Kuta Selatan, Badung.

Namun karena pandemi Covid-19 dan tidak ada tamu, restaurant tempatnya bekerja tutup sehingga ia menganggur.

Beragam persoalan ditengarai membuatnya depresi. Informasi diperoleh, korban bahkan pernah menganiaya pacarnya namun tidak sampai dilaporkan ke kantor polisi.

Sebelum ditemukan mengakhiri hidup, korban mengalami kecelakaan lalu lintas di daerah Suwung Kauh, Denpasar Selatan, Senin (10/1/2022) siang. Saat itu ia mengendarai mobil dan menabrak warung di pinggir jalan.

“Korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bali Mandara, namun belum sempat dilakukan pengobatan, yang bersangkutan melarikan diri,” kata Kapolresta Denpasar.

Korban ditemukan tergeletak tak bernyawa di salah satu kamar di Perumahan Samatha Citra Kuta, blok A/8, Lingkungan Taman Giri Mumbul, Kelurahan Benoa, Kuta Selatan, Badung, Kamis (13/1/2022) sekitar pukul 06.10 Wita.

Hasil forensik ditemukan luka terbuka pada bagian leher sepanjang 7 centimeter, luka terbuka di bagian uluhati 3 centimeter, luka terbuka di perut kiri bawah dan kanan bawah 3 centimeter dengan kedalaman 2 centimeter.

“Terdapat luka di leher kiri bekas sayatan, luka tusuk dada tembus ulu hati, luka tusuk bagian perut bawah kanan dan kiri. Dari fakta-fakta, dari hasil analisa dan pemeriksaan forensik, bisa disimpulkan luka-luka tersebut dilakukan oleh korban sendiri atau korban bunuh diri,” tegas Kombes Jansen. (agw)

BACA JUGA:  Curi Uang Buat Judi dan Kencani PSK, Mulyono Dituntut 2 Tahun Penjara