Rancangan RPJMD, Bupati dan DPRD Klungkung Tanda Tangani Nota Kesepakatan

Bupati Suwirta dan Ketua DPRD Klungkung, Anak Agung Gde Anom usai menandatangani Nota Kesepakatan Rancangan Perubahan RPJMD. (FOTO : ist)

Beritabalionline.com – Pihak eksekutif dan DPRD Klungkung di awal 2022 berupaya menuntaskan agenda yang masih tertinggal untuk dibahas. Terkait hal ini, Bupati Klungkung, Nyoman Suwirta dan Ketua DPRD, Anak Agung Gde Anom menandatangani Nota Kesepakatan Awal Semesta Berencana tahun 2018-2023 pada Sidang Paripurna DPRD Klungkung, di ruang Saba Nawa Natya DPRD Klungkung Selasa (18/1/2022).

Hadir pada kesempatan tersebut unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan seluruh Wakil Ketua dan Anggota DPRD Klungkung. Bupati Suwirta menyampaikan inti dari apa yang tertuang dalam Rancangan Awal Perubahan RPJMD Semesta Berencana Tahun 2018-2023.

”Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh unsur pimpinan dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Klungkung yang telah memberikan kesempatan kepada saya dalam rangka melaksanakan amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 tahun 2017,” kata Bupati Suwirta.

Permendagri terkait tentang tata cara perencanaan, pengendalian dan evaluasi pembangunan daerah, tata cara evaluasi rancangan peraturan daerah tentang rencana pembangunan jangka panjang daerah dan rencana pembangunan jangka menengah, serta tata cara perubahan rencana pembangunan jangka panjang daerah, rencana pembangunan jangka menengah daerah, dan rencana kerja pemerintah daerah, khususnya pasal 342 ayat (1) huruf c yang mengamanatkan bahwa perubahan RPJMD dapat dilakukan apabila terjadi perubahan yang mendasar.

Dijelaskan, tahapan penyusunan RPJPD dan RPJMD sebagaimana dimaksud pasal 17 sampai dengan pasal 70 berlaku mutatis mutandis terhadap tahapan penyusunan perubahan RPJPD dan RPJMD  pasal 49 ayat (2) yang menyebutkan kepala daerah mengajukan rancangan awal RPJMD kepada DPRD untuk dibahas dan memperoleh kesepakatan.

BACA JUGA:  Badung Alokasikan Dana Rp30 Miliar untuk Bisa Olah Sampah 200 Ton per Hari

Sedangkan dalam pasal 49 ayat (5) menyebutkan hasil pembahasan dan kesepakatan, dirumuskan dalam nota kesepakatan yang ditandatangani oleh kepala daerah dan ketua DPRD. Selanjutnya pada pasal 49 ayat (6) menyebutkan rancangan awal RPJMD disempurnakan berdasarkan nota kesepakatan.

Selanjutnya Suwirta berharap menghadapi tantangan ke depan semua perangkat daerah memanfaatan sistem perencanaan yang terintegrasi dan selaras antara pusat dan daerah, sehingga mampu menyusun perencanaan yang benar-benar matang.

”Saya berharap semua perangkat daerah juga aktif untuk melakukan sinkronisasi dengan kementerian pusat dan perangkat daerah provinsi agar kita bisa menyerap sebesar-besarnya anggaran yang tersedia di pemerintah pusat dan provinsi untuk menunjang pembangunan di Kabupaten Klungkung,” ujarnya.

Sementara itu Ketua DPRD Klungkung, Anak Agung Gde Anom setelah menyampaikan isi penjelasan bupati kepada seluruh anggota Dewan, akhirnya ketok palu dan menyatakan  secara aklamasi menyetujui Rancangan Awal Perubahan RPJMD Semesta Berencana Tahun 2018-2023 dapat disepakati antara pihak eksekutif dan legislatif.

“Kami sangat menghargai dan mengapresiasi segala upaya yang telah dilakukan oleh Tim Penyusun Perubahan RPJMD Semesta Berencana Tahun 2018-2023 ini sudah optimal mengakomodir berbagai permasalahan dan isu strategis,” ujarnya.

Selanjutnya Anak Agung Gde Anom menyatakan Dewan dapat menerima rancangan awal Perubahan RPJMD Semesta Berencana Tahun 2018-2023 yang diajukan eksekutif. (sgn)