Vaksinasi Booster Dimulai, Pemkab Karangasem Targetkan 53.334 Lansia

Salah satu lansia saat divaksin booster di RSUD Karangasem. (FOTO : Yunda/Beritabalionline.com)

Beritabalionline.com – Vaksinasi Covid-19 ketiga atau booster di Kabupaten Karangasem dimulai hari ini, Sabtu (15/1/2022). Dalam pekan pertama, Dinas Kesehatan Kabupaten Karangasem mencanangkan menyasar warga lanjut usia (lansia) dan kelompok rentan. terkait hal ini, sebanyak 1.000 dosis vaksin astraceneca disiapkan.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karangasem, I Gusti Bagus Putra Pertama. “Ada 53.334 warga lansia yang ditargetkan untuk menerima vaksin booster ini. Kami targetkan selesai satu atau dua pekan kedepan bersama kelompok rentan,” ujarnya.

Lebih lanjut Putra Pertama mengemukakan, setelah lansia dan kelompok rentan selesai divaksin, baru akan dilanjutkan kepada masyarakat umum.

“Lansia dan warga yang masuk dalam kelompok rentan dapat datang ke faskes terdekat untuk mendapatkan vaksin booster. Namun dengan catatan telah memenuhi syarat, ” imbuhnya.

Warga yang bisa menerima vaksin harus minimal menerima vaksin kedua dengan jarak 6 bulan. Selain itu, saat ini faskes baru bisa melayani vaksinasi untuk warga yang vaksin pertama menggunakan sinovac.

“Jika dosis kedua sinovac, ketiga harus menggunakan astraceneca. Namun jika dosis sebelumnya astraceneca harus dengan moderna. Sementara vaksin jenis itu belum ada. Masih menunggu ” terang Pertama.

Sementara itu, memantau jalannya vaksinasi, Bupati Karangasem, I Gede Dana berharap masyarakat dapat menyukseskan kegiatan ini. Sebab, ini adalah salah satu upaya dalam mewujudkan zona hijau di Karangasem.

“Saat ini kasus terbilang landai, bahkan nol (nihil) kasus. Saya berharap masyarakat tidak lengah. Salah satunya dengan tetap menjaga kesehatan dengan ikut vaksinasi ini,” harap bupati.

Ia menyatakan dalam upaya mencapai target vaksinasi ketiga, ia akan melakukan upaya vaksinasi ke banjar-banjar. Teknis pelaksananya akan sama dengan vaksinasi satu dan dua sebelumnya. “Kami akan upayakan maksimal, datang ke banjar-banjar untuk dapat melayani warga yang belum bisa ke fasilitas kesehatan (faskes),” pungkas Bupati Dana. (dsk)

BACA JUGA:  Pemkot Denpasar Siap Sukseskan Sensus Penduduk 2020