Kisruh BPR Lestari dengan Nasabah, OJK Angkat Bicara

Kepala OJK Regional 8 Bali Nusra, Giri Tribroto. (FOTO : ist)

Beritabalionline.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) angkat bicara terkait persoalan layanan konsumen serta produk lembaga keuangan PT BPR Lestari yang dikeluhkan nasabahnya.

“Berkenaan mengenai pengaduan dan keluhan konsumen terhadap layanan serta produk lembaga keuangan termasuk kepada PT BPR Lestari, kami telah melakukan tindak lanjut,” terang Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 8 Bali Nusra, Giri Tribroto melalui siaran pers, Sabtu (15/1/2022).

“Di antaranya yakni memfasilitasi pertemuan antara nasabah dengan lembaga keuangan,” sambungnya.

Selain itu, pihaknya juga telah meminta Pemegang Saham Pengendali (PSP) dan Pengurus BPR Lestari untuk segera merespons pengaduan konsumen tersebut dengan mengutamakan penyelesaian sesuai ketentuan yang berlaku.

“Dalam hal belum diperoleh kesepakatan, konsumen dapat menempuh upaya penyelesaian melalui Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa (LAPS) atau melalui proses peradilan,” tuturnya.

Ia menjelaskan, di bulan November 2021, BPR di Bali menunjukkan perbaikan kinerja dibandingkan tahun sebelumnya meskipun masih tetap mencermati dampak pandemi Covid-19.

Aset BPR se-Bali disebut sebesar Rp18,17 triliun meningkat 4,85 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Kredit dan DPK juga mengalami pertumbuhan masing-masing sebesar 2,05 persen (year on year/yoy) dan 12,76 persen (year on year/yoy).

“Masyarakat diharapkaan tetap tenang dan tidak perlu khawatir terhadap dana yang disimpan di BPR, karena dana dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

“Konsumen dapat melakukan pengaduan terhadap produk dan layanan seluruh industri jasa keuangan yang berada di bawah pengawasan OJK secara online melalui kontak157.ojk.go.id,” ucapnya. (agw)

BACA JUGA:  Ketua MPR RI Bambang Soesatyo Berharap Dunia Usaha di Bali Segera Pulih