Kemenkes Siapkan Paket Obat Untuk Kurangi Pasien Omicron Tak Bergejala yang Dirawat di RS

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. (FOTO : ist)

Beritabalionline.com – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyiapkan paket obat untuk mengurangi pasien varian Omicron tak bergejala dirawat di Rumah Sakit (RS). Terlebih, transmisi lokal kini sudah terjadi dan paling banyak di DKI Jakarta.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengemukakan, untuk menekan Omicron  koordinasi antar-daerah perlu ditingkatkan terkait pengetatan mobilitas dan disiplin protokol kesehatan (prokes).

“Selanjutnya vaksin booster, dan fasilitas pelayanan kesehatan,” kata Budi saat berdiskusi dengan para pakar kesehatan dalam keterangan tertulis yang diterima, Sabtu (15/1/2021).

Senada, Wakil Menteri Kesehatan Dante mengatakan, pengendalian terhadap mereka yang sudah terjangkit perlu mendapat fokus dengan pemberian paket obat bagi penderita tanpa gejala dan gejala ringan agar tidak masuk rumah sakit.

“Kita siapkan, adanya paket obat ini ditujukan bagi orang yang tidak bergejala dan bergejala ringan, hal ini dimaksudkan untuk mengurangi angka hospitalization (rawat inap) di berbagai rumah sakit di Indonesia,” jelas Dante.

Untuk diketahui, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Widyastuti menyampaikan hingga hari tercatat 725 kasus Omicron. Deteksi dilakukan Dinkes bersama Pemerintah Pusat.

“Data yang kita dapatkansampai dengan pagi ini sudah terlaporkan ada 725 kasus positif Omicron,” kata dia, dalam diskusi virtual.

Dari jumlah tersebut, terdapat 75 persen merupakan pasien hasil perjalanan luar negeri. Sementara sekitar 24,8 persen merupakan transmisi lokal. “75 Persen PPLN sebanyak 545 dan 180 transmisi lokal Omicron atau 24,8 persen,” imbuhnya. (itn)

BACA JUGA:  Satgas Covid-19 Sebut Indonesia Belum Temukan Mutasi Virus Corona B117