Kapolri Tegaskan Ini Terkait Kasus Penendang Sesajen di Gunung Semeru

Pelaku penendang sesajen ditangkap. (FOTO : ist)

Beritabalionline.com – Polisi mengamankan pria berinisial HF, pelaku penendang sesajen di Lereng Gunung Semeru, Jawa Timur yang sempat viral di media sosial (Medsos) beberapa waktu lalu.

“Mekanismenya yang harus kita lihat. Apakah ini menjadi salah satu kasus yang harus diproses secara hukum lebih lanjut, atau bisa juga masuk dalam kasus yang bisa diproses secara restorasi justice,” tegas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Pelabuhan Benoa, Denpasar, Sabtu (15/1/2022).

Menurutnya, apabila penyidik di Polda Jatim yang menangani perkara ini menyatakan kasus tersebut dapat masuk ke ranah pidana, pihaknya mempersilahkan untuk memproses agar pelaku mendapatkan efek jera.

“Namun bila dalam pertimbangan penyidik bahwa tersangka HF bisa ditempuh dengan proses restorasi justice, maka silahkan juga dilakukan hal terbaik dan jangan sampai ada pihak yang intevensi dan atau dirugikan dalam kasus ini,” tuturnya.

Untuk diketahui, HF ditangkap polisi di wilayah Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul, Yogjakarta usai aksinya mendapat kecaman dari masyarakat luas.

Awalnya polisi menyambangi kediaman pelaku sesuai alamat KTP nya yakni di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Di sana pihak keluarga memberitahu kalau HF sudah lama tinggal di Bantul.

Pelaku akhirnya ditangkap petugas kepolisian tanpa perlawanan. Saat diinterogasi, pelaku mengaku motifnya menendang sesajen karena keyakinan pribadi.

Atas perbuatannya, pelaku dikenakan Pasal 156 KUHP tentang ujaran kebencian dan penghinaan terhadap suatu golongan dengan ancaman hukuman penjara 4 tahun. (agw)

BACA JUGA:  Dua Pekan Gelar Operasi, Polresta Denpasar Amankan 5 Orang Bandar dan 15 Pemakai Narkoba