Kejari Karangasem Dalami Temuan Nota Penyerahan Masker saat Masa Kampanye

Kasi Intel Kejari Karangasem, Dewa Gede Semaraputra. (FOTO : dsk/Brritabalionline.com)

Beritabalionline.com – Kasus dugaan korupsi masker oleh Dinas Sosial Kabupaten Karangasem terus bergulir. Kejaksaan Negeri (Kejari) Karangasem menemukan bukti nota penyerahan masker kepada masyarakat dimasa kampanye. Terkait temuan ini, pihak Kejari memanggil Bawaslu dan KPU Karangasem untuk dimintai keterangan.

Hal tersebut diungkapkan Kasi Intel Kejari Karangasem, Dewa Gede Semaraputra. Diwawancara usai melakukan pemeriksaan pada Rabu (12/1/2022).  Ia mengatakan,  dalam sehari ada 4 saksi yang dipanggil.

“Dari Bawaslu dihadiri langsung ketua, sedangkan KPU dihadiri Sekretaris KPU. Sementara dua lagi mantan Bupati Karangasem, Ny Mas Sumatri dan Kabag Hukum Pemkab Karangasem pada masa kepemimpinannya,” ujarnya.

Kepada Bawaslu dan KPU, Kejari mempertanyakan pelaksanaan masa kampanye. “Kita menanyakan jadwal pilkada yang berlangsung saat itu. Kita ingin ketahui apa ada kaitannya penyerahan masker kepada masyarakat ini terkait kampaye saat itu,” imbuhnya. Keduanya diperiksa sejak pukul 09.00 Wita hingga pukul 14.00.

Sementara itu, kepada 2 saksi lainnya, pihaknya mempertanyakan disposisi pengadaan masker yang disebut-sebut dari Mas Sumatri. “Tadi Mas Sumatri mengakui mengeluarkan disposisi itu,” terang Semaraputra.

Keduanya diperiksa sejak pukul 11.00 Wita hingga pukul 15.00 Wita. Ditanya terkait adanya tersangka tambahan, pihaknya belum dapat memastikan. “Yang pasti sekarang masih kami kembangkan. Kami juga masih menunggu hasil audit kerugian dari BPKP, ” ujarnya.

Pantauan media di lapangan, tak seperti biasa Mas Sumatri datang bersaksi tanpa didampingi kuasa hukumnya. Ia menyatakan diberikan surat panggilan pada Selasa (11/1) lalu. “Tadi ditanyakan seputar pengadaan masker. Saya datang sejak pukul 11. 00 tadi, ” ungkapnya singkat. (dsk)

 

BACA JUGA:  Ganggu Kerukunan Antar Umat Beragama dan Coreng Citra Islam, PGN Bali Laporkan Desak ke Polda