Pemilik Angkringan di Denpasar Minta Maaf Langgar Kamtibmas & Prokes

Pemilik angkringan yang ditutup datang memenuhi panggilan Polsek Denbar. (FOTO : ist)

Beritabalionline.com – Sempat diberikan sanksi berupa penutupan tempat usahanya, pemilik warung angkringan di Jalan Mahendradata, Denpasar akhirnya mendatangi Polsek Denpasar Barat (Denbar).

“Tadi pemilik angkringan berinisial F datang bersama istrinya,” terang Kapolsek Denpasar Barat Kompol I Made Hendra Agustina, Senin (10/1/2022) di Denpasar.

Kompol Made Hendra mengatakan, F datang untuk memenuhi panggilan Polsek Denpasar Barat terkait beberapa pelanggaran protokol kesehatan (prokes) dan penjualan miras di angkringan tempat usahanya.

Di sana ia meminta maaf terkait pelanggaran prokes, gangguan kamtibmas dan penjualan miras yang berujung perkelahian.

“Yang bersangkutan berjanji untuk tidak melanggar ketentuan atau aturan pemerintah mengenai prokes dan tidak menjual kembali minuman keras (miras) di tempat usahanya,” jelasnya.

Kapolsek menerangkan, angkringan tersebut sebelumnya sempat dikeluhkan warga sekitar karena membuat kegaduhan.

Di mana warga yang melapor mengaku merasa terganggu karena angkringan tersebut menyalakan musik dengan suara keras, padahal warga tengah beristirahat.

“Warga di sana yang punya anak merasa terganggu dan sampai tidak bisa tidur karena volume musik yang kencang. Setelah kita menerima informasi, ya kita respon,” terangnya. (agw)

BACA JUGA:  Tiga Mobil Alami Lakalantas Beruntun di Jalur Short Cut KM 19, Lima Orang Luka-luka