Hujan Lebat dan Longsor Rusak Sejumlah Bangunan Warga di Karangasem

Warga bersama BPBD Karangasem membersihkan tanah longsor yang menimpa salah satu bangunan milik warga. (FOTO : ist)

Beritabalionline.com – Hujan lebat dan angin kencang yang mengguyur wilayah Karangasem, Senin (10/1/2022) berdampak bencana. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karangasem dalam laporannya mencatat ada lima wilayah yang  terdampak akibat peristiwa alam tersebut, empat di antaranya adalah bencana tanah longsor.

Kepala Pelaksana BPBD Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa mengatakan, kejadian pertama terjadi di Banjar dinas Semseman, Desa Sangkan Gunung, Kecamatan Sidemen, Karangasem. Sebuah senderan jalan pemerintah jebol mengenai tembok Rumah atas nama I Nengah Suantara(42).

“Sementara jebolan sudah dibersihkan warga dan dari pihak keluarga. Tidak Ada korban jiwa. Untuk tiang listrik yang rentan akan ikut longsor jika ada susulan sudah kami koordinasikan Ke PLN, ” ungkapnya.

Tak hanya di Sangkan Gunung, di tiga wilayah lainnya juga terjadi tanah longsor yang merusak bangunan. Di antaranya di Banjar Dinas Kedampal,Desa Datah, Kecamatan Abang, Karangasem. Penyengker Pura Pesenetan Bukit Sari longsor menimpa tembok dan atap rumah milik I Ketut Surjana.

Hal yang sama juga terjadi di Banjar Dinas Pedahan kaje,Desa Tianyar Tengah,Kecamatan Kubu, Karangasem. Longsoran terjadi pada tembok penyengker rumah dan Sake Pat milik warga, I Nyoman Sintia. Tak hanya itu, bencana longsor juga terjadi di Banjar Dinas Pidpid Kaler Dangin Marga, Desa Pidpid, Kecamatan Abang.

“Tembok jebol ukuran Panjang 10 meter dan tinggi 4 meter, satu kamar tidur jebol, akibat hujan deras, ” ungkap Arimbawa, sembari menyatakan, meski terjadi musibah di sejumlah pemukiman tak ada korban jiwa dalam peristiwa alam tersebut. (dsk)

BACA JUGA:  Sejumlah Perwira Polresta Denpasar Dimutasi, Kasatreskrim Diisi Pejabat Baru