Miris, Niat Dikencani Pria Hidung Belang, PSK di Kuta Malah Dirampok

Pelaku perampokan terhadap PSK saat diamankan polisi. (FOTO : ist)

Beritabalionline.com – Wanita berinisial YS (37) menjadi korban perampokan. Pelaku membawa kabur sepeda motor serta tas berisi uang milik wanita yang berprofesi sebagai pekerja seks komersial (PSK) ini.

“Korban menderita kerugian Rp26 juta akibat peristiwa yang dialaminya,” kata Kapolsek Kuta Kompol Orpa SM Takalapeta, Jumat (7/1/2022) di Badung.

Kejadian tersebut bermula ketika korban yang saat itu berada di Jalan Legian, Kuta, Badung didatangi pelaku bernama Everadus Antonio Latumahina alias Jhon (21), Selasa (4/1/2022) dini hari.

Pelaku kemudian mengajak korban berkencan. Setelah sepakat dengan harga, mereka lalu menuju sebuah penginapan di kawasan Kuta.

Keduanya berangkat ke penginapan dengan menggunakan sepeda motor korban karena pelaku mengaku tidak memiliki sepeda motor dan datang ke Legian menggunakan ojek on line.

Dalam perjalanan, pelaku yang sejak awal telah mempunyai niat jahat kepada korban ini mengatakan ingin singgah di gerai ATM untuk mengambil uang.

Sampai di sebuah gerai ATM di Jalan Raya Kuta, Badung, pelaku memiting korban dan memaksanya turun dari sepeda motor. Korban yang tak berdaya pun tak kuasa melawan.

Setelah korban turun, pelaku langsung kabur membawa sepeda motor korban yang di dalam jok motor terdapat tas korban berisi uang tunai ratusan ribu, STNK, KTP hingga kartu ATM.

Polisi yang menerima laporan korban kemudian melakukan penyelidikan. Tak butuh waktu lama, polisi akhirnya mendapatkan identitas pelaku.

Kurang dari 24 jam, pelaku ditangkap di tempat tinggalnya di seputaran Jalan Taman Pancing Timur, Desa Pemogan, Denpasar Selatan.

Kepada polisi, pelaku mengaku melakukan aksi perampokan karena ingin memiliki sepeda motor milik korban.

BACA JUGA:  Simpan Sabu di Dekat Pura, Oknum PNS Digerebek Polisi

“Pelaku juga mengaku jika dia baru satu kali melakukan aksi kejahatan dengan modus seperti itu. Saat ini yang bersangkutan sudah kami amankan di Polsek Kuta,” kata Kapolsek. (agw)