SE Gubernur Bali No 20 Tahun 2021 Dilabrak saat Malam Tahun Baru, Polisi Temukan Sejumlah Pelanggaran

Petugas kepolisian meminta pengunjung Pantai Kuta membubarkan diri satu jam menjelang pergantian tahun. (FOTO : istimewa)

Beritabalionline.com – Malam pergantian tahun beberapa hari lalu menjadi catatan tersendiri dari pihak Polresta Denpasar. Ini setelah ditemukan sejumlah pelanggaran terkait imbauan pemerintah oleh pelaku usaha dan masyarakat.

“Secara umum malam pergantian tahun berjalan aman dan tertib, namun, ada sebagian kecil pengusaha dan masyarakat yang seolah-olah kurang bekerjasama dengan tidak mentaati imbauan pemerintah,” kata Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Jansen Avitus Panjaitan, Selasa (4/1/2022) di Denpasar.

Pelanggaran imbauan tersebut di antaranya masih ditemukan adanya beberapa pelaku usaha dan masyarakat yang menyalakan kembang api dan petasan.

Hal ini lanjutnya telah menjadi perhatian seluruh jajaran kepolisian, termasuk dari instansi terkait seperti TNI dan Pemda agar kedepan masyarakat memiliki kesadaran untuk mentaati imbauan pemerintah dikarenakan masih pandemi Covid-19.

Sebelumnya, petugas kepolisian meminta masyarakat dan wisatawan yang memadati sepanjang Pantai Kuta, Badung untuk membubarkan diri, Jumat (31/12/2021) pada pukul 23.00 Wita.

Ini dilakukan karena pemerintah telah mengeluarkan larangan agar masyarakat tidak menggelar pesta dan menyalakan kembang api saat malam tahun baru.

Dengan menggunakan pengeras suara, petugas terus berupaya mengingatkan ratusan pengunjung pantai untuk segera pergi dari tempat tersebut.

“Karena sudah pukul 23.00 Wita, kami mohon kepada para pengunjung untuk segera meninggalkan kawasan Pantai Kuta,” kata petugas kepolisian.

Meski awalnya terlihat enggan, secara perlahan masyarakat dan wisatawan yang sejak sore hari telah memadati Pantai Kuta, akhirnya pergi setelah “diusir” secara halus oleh petugas.

Abaikan SE Gubernur

Perayaan malam tahun baru dengan iringan live musik DJ di Virgin Beach Restaurant. (FOTO : sdn/Beritabalionline.com)

Sementara dari pantauan beritabalionlinme.com di lapangan, pelanggaran terhadap perayaan malam tahun baru juga terjadi di Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung.

BACA JUGA:  Kemenkumham Bali Obok-obok LP Kerobokan

Salah satunya seperti terlihat di Virgin Beach Restaurant yang beralamat di Jalan Raya Ped, Nusa Penida. Di tempat ini perayaan detik-detik pergantian tahun diikuti oleh belasan wisatawan asing dan warga lokal hingga melewati pukul 01.00 Wita dini hari dengan iringan live musik DJ.

Selain nekat merayakan malam tahun baru, kehadiran para tamu di tempat itu juga  mengabaikan protokol kesehatan (prokes) seperti tidak mengenakan masker dan tanpa pengecekan suhu tubuh kepada setiap tamu yang datang.

Saat dikonfirmasi, pihak pengelola Virgin Beach Restaurant berkilah mereka hanya merayakan malam tahun baru hingga pukul 23.00 Wita. Namun faktanya, restoran ini tetap buka dan menerima tamu hingga pukul 01.00 Wita dini hari.

Untuk diketahui, Gubernur Bali I Wayan Koster sebelumnya telah mengeluarkan Surat Edarah (SE) No. 20 Tahun 2021 tentang pencegahan dan penanggulangan Covid-19 melalui pembatasan aktivitas masyarakat selama periode Libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.

Khusus untuk Perayaan Tahun Baru 2022, Gubernur Bali meminta agar melaksanakan ketentuan di antaranya, perayaan Tahun Baru 2022 sedapat mungkin dilakukan bersama keluarga di tempat masing-masing, mencegah/menghindari kerumunan, dan menghindari perjalanan jarak jauh

Melarang kegiatan pawai, kamaval, arak-arakan, pesta perayaan, dan kegiatan perayaan Tahun Baru Iainnya yang berpotensi menimbulkan kerumunan

Jam operasional Mall/Pusat Perbelanjaan dan Rumah Makan/Restoran mulai pukul 09.00 WITA sampai dengan pukul 22.00 WITA dengan pembatasan jumlah pengunjung tidak melebihi 75% (tujuh puluh lima persen) dari kapasitas total Mall/Pusat Perbelanjaan serta penerapan protokol kesehatan yang ketat. (agw/sdn)