Masyarakat Dilarang Gelar Pesta dan Nyalakan Kembang Api saat Pergantian Tahun

Foto ilustrasi pesta kembang api padsa malam pergantian tahun. (FOTO : ist)

Beritabalionline.com – Pemerintah melarang warga menggelar pesta serta menyalakan kembang api untuk merayakan malam pergantian tahun. Ketentuan ini juga berlaku untuk para wisatawan yang berlibur ke Bali.

“Sesuai imbauan pemerintah tentunya kami mengikuti, di mana saat malam tahun baru nanti masyarakat dan wisatawan dilarang menggelar pesta dan menyalakan kembang api,” kata Kapolsek Denpasar Utara Iptu Putu Carlos Dolesgit seizin Kapolresta Denpasar, Selasa (21/12/2021) di Denpasar.

Selain itu, pada saat malam tahun baru tempat-tempat yang ramai dikunjungi masyarakat seperti mall, objek wisata maupun tempat keramaian lain diminta untuk tutup lebih awal.

“Lokasi-lokasi yang diperkirakan banyak didatangi masyarakat pada saat malam tahun baru jam buka dibatasi hingga pukul 22.00 Wita,” terangnya.

Kapolsek menerangkan, pihaknya sudah menyampaikan imbauan pemerintah sejak jauh-jauh hari terkait pelaksanaan malam tahun baru kepada masyarakat.

Warga masyarakat yang menerima imbauan juga memahami dan menyatakan mendukung imbauan tersebut untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Ditanya kondisi keamanan menjelang Hari Natal dan Tahun Baru (Nataru), Kapolsek mengatakan situasi di wilayah hukum Polsek Denpasar Utara saat ini cukup kondusif.

“Astungkara kondisi keamanan berlangsung kondusif. Namun demikian, kami tetap melaksanakan patroli rutin pada malam hari hingga menjelang subuh,” ucapnya.

“Selain untuk menjaga situasi, patroli pada malam hari juga dilakukan untuk mencegah adanya aksi balap liar di wilayah Polsek Denpasar Utara,” tegasnya. (agw)

BACA JUGA:  Beredar Video Balap Liar di Sunset Road Berujung Kecelakaan, Ini Kata Polisi