Polresta Denpasar Minta Kapasitas Ibadah Natal Dibatasi 50 Persen

Rakor pengamanan Nataru di Mapolresta Denpasar. (FOTO : ist)

Beritabalionline.com – Polresta Denpasar mengadakan rapat koordinasi (Rakor) dengan instansi terkait di wilayah Denpasar. Rakor dilakukan untuk membahas pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru).

“Rangkaian kesiapan pelaksanaan Nataru sudah kami siapkan, nanti kita berkoordinasi bersama, apa yang harus kita lakukan saat hari H,” kata Wakapolresta Denpasar AKBP I Wayan Jiartana, Kamis (16/12/2021) di Mapolresta Denpasar.

Terkait dengan Hari Natal, Wakapolresta menyatakan pihaknya akan mendukung pemkab dalam pengamanan agar semua berjalan dengan baik.

“Untuk ibadah Misa baik dilakukan off line atau online, ada beberapa dari gereja sudah bersurat dan sudah menjadi atensi,” jelasnya.

Kepada gereja-gereja, Polresta Denpasar meminta untuk meniru Gereja Katedral, di mana mereka membatasi 50 persen dari kapasitas dan mengatur jam bagi jemaat.

Ditambahkan pula, pada saat Nataru fokus pengamanan adalah mengawasi penerapan protokol kesehatan (Prokes) di masyarakat, meski saat ini sebaran Covid-19 di Denpasar sudah nol kasus.

“Dengan digelar rapat koordinasi ini, seluruh instansi terkait diharapkan bersama-sama dan bersinergi melakukan pengamanan, serta meningkatkan pengawasan prokes jelang Nataru,” jelasnya.

Dandim 1611/Badung yang pada saat rakor diwakili Danramil 1611-07/Denpasar Barat Mayor Inf Ida Bagus Putu Swatama mengatakan, TNI selalu siap membackup kegiatan pengamanan saat Nataru.

“Terkait Operasi Aman Nusa yakni penerapan prokes, harus ditingkatkan lagi. Nataru bisa menjadi bumerang buat kita, jika masyarakat tidak taat prokes,” ucapnya. (agw)

BACA JUGA:  Golkar Diharapkan Perkokoh Kehidupan Politik dan Sosial yang Heterogen