Pelaku Congkel Jok Motor yang Sasar Nasabah Bank Diringkus Polisi

Kedua pelaku saat di Mapolda Bali. (FOTO : Agung Widodo/Beritabalionline.com)

Beritabalionline.com – Petugas kepolisian menangkap dua pria bernama Indra Jaya (49) dan M Ropi (33) karena melakukan pencurian dengan cara mencongkel jok sepeda motor milik warga.

“Aksi pelaku mengakibatkan korban bernama Sang Nyoman Dinayasa (56) menderita kerugian Rp32 juta karena uang yang ditaruh di bawah jok motor diambil pelaku,” terang Direktur Ditreskrimum Polda Bali Kombes Pol. Ary Satriyan, Jumat (10/12/2021) di Denpasar.

Kejadian bermula ketika korban yang merupakan Kelian Subak mengambil Dana Subak Desa Adat Bumbungan ke Bank BPD Bali Cabang Klungkung, Jumat (3/12/2021) sekitar pukul 10.00 Wita.

Selesai mengambil uang, korban mampir di Apotik Jalan Flamboyan guna membeli obat. Kemudian korban pergi ke Pasar Galiran Klungkung untuk berbelanja.

Setelah itu korban pulang ke rumahnya di Desa Bumbungan, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung. Ketika ia membuka jok sepeda motor untuk mengambil uang yang disimpan, kunci jok sudah rusak.

Korban kian panik saat mengetahui uang Rp32 juta yang disimpan di bawah jok raib. Oleh korban, kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke kantor polisi.

Petugas kepolisian yang melakukan penyelidikan akhirnya mendapati ciri-ciri pelaku berdasarkan CCTV di bank tempat korban mengambil uang.

“Dari hasil analisa CCTV, didapatkan ada 2 orang laki-laki mengendarai mengendarai sepeda motor telah mengikuti korban mulai keluar dari bank sampai di Pasar Galiran Klungkung,” kata Dirkrimum.

Saat di parkiran Pasar Galiran, terlihat salah satu dari pelaku membuka paksa jok sepeda motor milik korban. Setelah itu ia mengambil sesuatu dan langsung pergi meninggalkan pasar.

Tim Opsnal Satreskrim Polres KLungkung dengan diback up Resmob Polda Bali yang melakukan perburuan akhirnya menangkap pelaku di kawasan Kuta, Badung, beberapa hari setelah dilakukan pengejaran.

BACA JUGA:  Curi Data Nasabah Bank, Dua WNA Asal Turki Dibekuk Polisi

Kombes Ary Satriyan menerangkan, saat diperiksa kedua pelaku mengaku telah dua kali menjalankan aksinya.

Sebelum di Klungkung, pelaku melakukan keprok kaca mobil milik pengunjung Tiara Gatsu, Denpasar pada 6 Oktober 2021.

“Mereka di Bali telah dua kali beraksi, sebelumnya mereka juga diketahui beberapakali beraksi di daerah Jawa,” jelasnya. (agw)