Gelombang Tinggi Hantam Pantai Sanur & Pantai Kuta Tumbangkan Pohon dan Rusak Kios Pedagang

Banjir rob terjang Pantai Kuta akibat gelombang tinggi disertai hujan deras dan angin kencang melanda wilayah Bali, Minggu (5/12/2021) malam. (FOTO : istimewa)

Beritabalionline.com – Gelombang tinggi menimbulkan banjir rob di sejumlah objek wisata pantai Pulau Dewata (Bali) pada Minggu (6/12/2021) dinihari. Dari video amatir yang beredar, terlihat Pantai Sanur Denpasar rusak dihantam gelombang. Hal yang sama juga terjadi di Pantai Kuta, Kabupaten Badung.

Bahkan, akibat gelombang tinggi disertai hujan dan angin kencang, Pantai Kuta tergerus hebat dan air meluap sampai ke jalan aspal. Gelombang tinggi mulai menerjang pantai bagian Selatan Pulau Bali sejak Sabtu (4/12/2021) malam sampai Minggu dinihari.

Akibatnya, jalan paving dan halaman rumah penduduk di Pantai Sanur mengalami kerusakan. Demikian pula di Pantai Kuta, terjangan ombak menumbangkan pohon dan merusak kios-kios pedagang di tepi pantai.

Sementara itu pada 4 Desember 2021, BBMKG Wilayah Ill Denpasar telah mengeluarkan warning kepada masyarakat agar mewaspadai banjir rob. Disebutkan, Fase bulan baru yang bersamaan dengan Perigee (jarak terdekat bulan ke bumi) berpotensi menyebabkan terjadinya peningkatan ketinggian pasang air laut maksimum yang lebih signifikan.

Pohon berukuran raksasa tumbang di jalan Dukuh Sari, Sesetan, akibat hujan deras disertai angin kencang melanda Kota Denpasar, Minggu (5/12/2021). (FOTO : ist)

“Berdasarkan pantauan data water level dan prediksi pasang surut, banjir pesisir (rob) berpotensi terjadi di beberapa wilayah pesisir Bali pada tanggal 2 – 9 Desember 2021. Banjir rob berpotensi terjadi diantaranya: Nusa Dua, Kuta, Kedonganan, Benoa, Sanur, Gianyar, Padangbai dan Jembrana,” demikian surat BMKG.

Potensi banjir pesisir (rob) diprediksi berlangsung dengan waktu yang berbeda di tiap wilayah. Kondisi ini secara umum dapat mengganggu aktivitas keseharian masyarakat di sekitar pelabuhan dan pesisir, seperti aktivitas bongkar muat di pelabuhan, aktivitas di pemukiman pesisir, serta aktivitas tambak garam dan perikanan darat.

BACA JUGA:  Pelabuhan Gilimanuk dan Padangbai Lengang Pemudik

Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan siaga untuk mengantisipasi dampak dari Pasang Maksimum Air Laut serta memperhatikan update informasi cuaca maritim dari BMKG Wilayah Ill Denpasar melalui Telp: (0361) 751122, Website:balai3.denpasar.bmkg.go.id atau http://maritim.bmkg.go.id(itn)