Jalani Sidang Perdana, Terdakwa Kasus Pencurian Meninggal

Tahanan meninggal di IGD RSU Sanjiwani.(foto: ist)

Beritabalionline.com –  Di hari pertama akan menjalani persidangan, Tuminahiyah, (26), terdakwa kasus pencurian, tiba-tiba sesak nafas dan meninggal di IGD RSU Sanjiwani Gianyar, Selasa (30/11/2021).

Sejumlah Aparat Rutan Gianyar, Kejaksaan dan kepolisian tidak menyangka jika terdakwa meninggal. Padahal beberapa jam sebelumnya, kondisinya terlihat bugar, meski dalam beberapa hari terakhir sempat berperilaku aneh seperti menderita depresi.

“Dalam dua hari ini tahanan ini seperti depresi. Tahanan wanita lainnya malah kesulitan berkomunikasi dengannya. Dia sering komat kamit tak jelas dan merindukan anaknya yang masih kecil,” ungkap Kepala Keamanan Rutan Gianyar, AA Kres Astina.

Sementara dari keterangan tim medis Rutan, Tahanan yang baru 13 hari ditahan ini, awalnya tidak menunjukkan gejala aneh. Hanya dalam dua hari terakhir, wanita ini terlihat suka menyendiri dan malamnya susah tidur.

Dari keluhannya, Wanita ini hanya mengaku sakit kepala dan merindukan anaknya. Dan pihak media sudah memberikan obat.
“Tadi kondisi bagus, namun karena mengaku sesak, kami bawa ke IGD sekitar Pukul 11.00 Wita. Namun 11.45 Wita Tahanan ini dinyatakan meninggal karena diduga gagal jantung,” ujar Agung lagi.

Atas kejadian ini, pihaknya pun menghubungi pihak kejaksaan dan keluarganya. Pihak keluarga pun terlihat terkejut mendapati Tuminahiyah sudah tidak bernyawa di IGD.

Jenazah korban lantas dipindahkan ke ruang jenazah, sembari menunggu koordinasi petugas dan pihak keluarga.
Tuminahiyah, diketahui terjerat kasus pencurian di dua TKP di Desa Lebih, Gianyar. Wanita yang pernah berprofesi sebagai pelayan kafe remang-remang ini, tinggal di Desa Lebih bersama suami dan seorang anaknya yang baru berumur 4 tahun.(klb)

BACA JUGA:  Hari Ini Mulai Diberlakukan, Sanksi Tegas terhadap Pelanggar Buang Sampah