TP PKK Luwu “Berguru” Pemberdayaan & Pengembangan UMKM di Badung

Ketua TP PKK Kabupaten Badung Ny Seniasih Giri Prasta menerima Ketua TP PKK Luwu, Dr Hj Hayarna Basmin beserta rombongan. (FOTO : ist)

Beritabalionline.com – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Badung, Bali, Ny Seniasih Giri Prasta didampingi Wakil Ketua Ny  Kristiani Suiasa, Ketua Gatriwara Nyonya Putu Parwata dan Ketua Dharma Wanita Persatuan Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, menerima kunjungan rombongan TP PKK Kabupaten Luwu, Provinsi Sulawesi Selatan.

Rombongan yang dipimpin langsung Ketua TP PKK Luwu, Dr Hj Hayarna Basmin diterima Ketua TP PKK Badung di Sekretariat PKK Badung, Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Kamis (25/11/2021).

Setibanya di Balai Budaya, rombongan PKK Luwu yang berjumlah 47 orang diajak melihat pameran produk kerajinan dari sejumlah UMKM hasil binaan dari TP PKK Badung.

Seniasih Giri Prasta memberikan apresiasi atas kunjungan TP PKK Kabupaten Luwu ke Kabupaten Badung. “Besar harapan kami dari kunjungan ini kita dapat saling bertukar pikiran, pengalaman untuk dijadikan referensi terutama hal-hal yang berkaitan dengan inovasi,” harapnya.

“Kita sama-sama saling mengadopsi dan mengoptimalkan peran PKK bagi daerah masing-masing,” imbuh Seniasih.

Dijelaskan, wilayah Badung terdiri dari enam Kecamatan dan tiga wilayah pembangunan,  yaitu Badung Utara, Badung Tengah dan Badung Selatan. Wilayah Badung Selatan difokuskan pada pengembangan pariwisata, Badung Tengah pengembangan kerajinan dan pertanian serta Badung Utara sebagai daerah pengembangan pertanian dalam arti luas dan konservasi.

Pada bagian lain, Seniasih juga menyinggung tentang dampak pandemi Covid-19  yang telah mengakibatkan sumber pendapatan Badung dari sektor pariwisata menurun drastis, sehingga berimbas pula pada refocusing anggaran PKK.

Namun demikian, lanjut dia, PKK dengan organisasi wanita lainnya tidak tinggal diam, terus bergerak dengan menggandeng pengusaha di badung untuk berperan aktif membantu masyarakat terdampak Covid-19 serta terlibat langsung dalam penanganan Covid-19 bersama pemerintah.

BACA JUGA:  Ngebut Tabrak Trotoar, Nyawa Bagus Kusuma Melayang

Mengenai UMKM, ia mengatakan, pihaknya saat ini memiliki 500 UMKM binaan TP PKK dan Dekranasda Badung. “Meski pandemi, kami juga terbantu dari UMKM yang sudah memanfaatkan teknologi melalui media sosial untuk mempromosikan produknya. Disamping secara rutin mendapat kesempatan untuk mengikuti pameran UMKM,” imbuhnya,” ujarnya, seraya memberi apresiasi kepada Pemkab Badung atas kebijakan bupati yang telah memberikan bantuan stimulus sebesar Rp2 juta per orang kepada UMKM.

Sementara Ketua TP PKK Luwu Hj. Hayarna Basmin menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas penyambutan yang begitu hangat diberikan TP PKK Badung kepada rombongan TP PKK Luwu.

Dijelaskan, dipilihnya Badung sebagai objek kunjungan, karena dari informasi yang didapat bahwa penanganan Covid-19 di Badung sangat baik dan masyarakatnya khususnya UMKM masih mendapat bantuan dari Pemkab untuk membangkitkan usaha serta pemulihan ekonomi masyarakat.

“Tujuan utama dari kunjungan ini, kami ingin mendapat banyak masukan terutama  berkaitan dengan pengembangan UMKM. Kami ingin mendapat informasi bagaimana kiat-kiat dari TP PKK badung dalam memberdayakan dan mengembangkan UMKM,” kata Hayarna.

“Mudah-mudahan dari informasi dan inovasi-inovasi yang kami lihat, nanti dapat kami diterapkan di Kabupaten Luwu dengan tujuan utama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” harapnya. (tik)