Tanggapi Video Viral Perkelaian Anggota TNI dan 2 Anggota Polantas, Ini Pesan Kasad

KSAD Jenderal Dudung Abdurachman. (FOTO : Istimewa)

Beritabalionline.com – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal Dudung Abdurachman meminta anggota TNI AD untuk bersinergi dengan kepolisian. Hal itu disampaikan usai viral perkelahian seorang anggota TNI dengan dua personel polisi lalu lintas (Polantas) di Ambon.

Dudung menegaskan, TNI dan Polri harus menjaga harmonisasi agar memberikan rasa aman kepada warga. Dudung mengaku sudah memerintahkan seluruh Panglima Kodam (Pangdam) terkait harmonisasi dengan Polri.

“Seluruh jajaran TNI harus nempel, harus dekat dengan kepolisian. Sehingga setiap ada permasalahan TNI-Polri harus hadir bersama-sama,” ujarnya kepada wartawan usai Salat Jumat di Masjid HM Asyik Pettarani Makassar, Jumat (26/11/2021).

Sementara terkait Papua, mantan Pangdam Jaya ini mengecek personel yang bertugas dalam operasi pengamanan daerah rawan (pamrahwan) maupun pasukan di perbatasan untuk wilayah Kodam XVII Cenderawasih. Dudung juga menginstruksikan kepada personel untuk tidak membunuh Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) dan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

“Mereka itu adalah saudara-saudara kita. Lindungi masyarakat Papua yang begitu besar cintanya kepada NKRI,” tegasnya.

Mantan Pangkostrad ini meminta kepada personel untuk mengedepankan pendekatan dibandingkan bersikap arogan. KKB perlu dirangkul dan diberi pemahaman tentang NKRI.

“Jangan bertindak arogan, kasar, ciptakan situasi yang harmonis. Tumbuhkan kecintaan rakyat Papua pada TNI AD,” pinta Dudung. (itn)

BACA JUGA:  Putra Oknum Anggota DPRD Kota Bekasi Diduga Perkosa dan Jual Korban ke Laki-laki Hidung Belang