Buntut Pengeroyokan AKBP Dermawan, 15 Anggota PP Ditetapkan sebagai Tersangka

Ilustrasi pengeroyokan. (FOTO : ist)

Beritabalionline.com – Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengungkapkan, akibat tindakan anarkis dan pengeroyokan terhadap AKBP Dremawan, sebanyak 15 orang Anggota Pemuda Pancasila (PP) telah ditetapkan sebagai tersangka dari 21 orang yang diamankan saat menggelar demo ke Gedung DPR/MPR RI.

Mereka dipersangkakan dengan dengan Undang-Undang Darurat Nomor 1 Tahun 1959. “Untuk pelaku pengeroyokan nanti akan dikenakan Pasal 170 KUHP,” ungkap Sambodo yang dikonfirmasi wartawan, Jumat (26/11/2021).

Sementara enam orang sisanya masih menjalani pemeriksaan, yang salah satunya merupakan terduga pemukul Kabagops Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Dermawan Karosekali.

Untuk diketahui, demo tersebut dilakukan Ormas Pemuda Pancasila yang menuntut politikus PDI Perjuangan (PDIP) Junimart Girsang meminta maaf. Menyusul ucapannya yang dianggap menghina kelompok tersebut.

Menyinggung kondisi AKBP Dermawan Karosekali saat ini, Sambodo mengatakan sudah mulai membaik usai mendapatkan pengobatan di Rumah Sakit Polri Kramat Jati.

Perwira menengah Polri tersebut dikeroyok oleh sejumlah oknum Ormas Pemuda Pancasila ketika mengamankan unjuk rasa di Gedung DPR/MPR pada Kamis kemarin.

“Saat ini kondisi stabil sedang dalam perawatan intensif di RS Polri Kramat Jati,” kata Sambodo.

Ditaambahkan, berdasar hasil pemeriksaan medis, AKBP Dermawan mengalami luka hematoma di kepala. “Luka hematoma akibat pukulan benda tumpul pada kepala,” ujar dia.

Selain luka di kepala, lanjut Sambodo, ada memar pada bagian punggung korban akibat menerima tendangan bertubi-tubi. “Nyeri pada pinggang kiri, akibat tendangan berkali-kali,” ujarnya.

Sambodo mengatakan, AKBP Dermawan belum diizinkan pulang oleh tim dokter. Saat ini, korban masih terbaring di Rumah Sakit Polri.

“Saat ini sedang dalam perawatan untuk beberapa hari ke depan,” demikian Kombes Sambodo Purnomo Yogo. (itn)

BACA JUGA:  Sebagian Besar Anak Muda Percaya Jokowi dan Menkes Mampu Tangani Covid-19