Pesawat Jalak Bali Menuju Lombok Jatuh di Perairan Teluk Benoa, 2 Orang Meninggal, 8 Luka Berat

Evakuasi penumpang yang selamat oleh petugas saat latihan. (FOTO : ist)

Beritabalionline.com – Pesawat udara Jalak Bali Airlines registrasi PK-JBL yang akan terbang menuju Lombok Praya, Nusa Tenggara Barat (NTB), mengalami bird strike pada engine 2 sehingga menyebabkan pesawat jatuh di area Perairan Teluk Benoa, Denpasar.

“Terdapat korban sebanyak 114 orang penumpang termasuk air crew. Secara rinci 96 orang selamat, 2 meninggal dunia, 8 orang mengalami luka berat, 6 orang luka sedang dan luka ringan,” terang General Manager Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali, Herry AY Sikado, Kamis (25/11/2021) di Badung.

Herry mengatakan, peristiwa kecelakaan pesawat tersebut merupakan bagian dari latihan atau simulasi Modular Exercise yang digelar oleh PT Angkasa Pura I.

Turut dalam latihan yakni Basarnas, BPBD Denpasar, Pangkalan TNI AU, unsur kepolisian, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Badung, Airnav Indonesia, serta unsur kesehatan dan rumah sakit sekitar bandara.

“Kegiatan ini untuk melatih dan menguji kemampuan personel, yaitu latihan terkait penanganan kecelakaan pesawat (Aircraft Accident) dengan bersinergi bersama anggota komite keselamatan Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali,” ujarnya.

Saat latihan yang berlangsung, Rabu (24/11/2021) siang ini situasi di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali belum padat penerbangan.

“Harapan kami semua yang terlibat dalam simulasi ini dapat berperan sebagai fungsinya masing-masing, sehingga apabila terdapat kesalahan atau kekurangan dapat dievaluasi kembali setelah dilakukan latihan ini, dengan komitmen kedepan para personel sudah siap dan terlatih dengan terbaik,” pungkasnya. (agw)

BACA JUGA:  Pemkab Bangli Siapkan Beberapa Desa untuk "Green Zone"