Tiga Jenderal Kumpul di Bali Bahas Penanganan Kejahatan Transnasional

Kepala BNN RI, Ketua KPK RI dan Kepala BNPT menjadi pembicara dalam diskusi di Mapolda Bali. (FOTO : ist)

Beritabalionline.com – Tiga jenderal yakni Komjen Pol. Petrus Reinhard Golose (Kepala BNN RI) Komjen Pol. Firli Bahuri (Ketua KPK RI) dan Komjen Pol. Boy Rafli Amar, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) berkumpul di Bali.

Ketiga jenderal bintang tiga ini menjadi pembicara dalam diskusi panel dengan tema “Bersinergi Bersama Berantas Narkoba, Korupsi dan Terorisme untuk Pembangunan SDM Unggul di Era VUCA”.

“Ini bukan hanya sebatas diskusi, tapi kita berkomitmen bersama, bahwa kita akan melaksanakan kegiatan dalam implementasi, terutama di bidang pencegahan,” kata Komjen Pol. Petrus Reinhard Golose, Rabu (24/11/2021) di Gedung PRG Polda Bali, Denpasar.

Kepala BNN RI menerangkan, pihaknya bersama KPK dan BNPT telah mengetahui adanya bahaya narkotika, korupsi dan terorisme. Sehingga ketiga lembaga ini bekerjasama untuk melakukan upaya pencegahan.

Bali sengaja dipilih menjadi lokasi diskusi dikarenakan nantinya Bali akan dijadikan pengirim pesan ke seluruh Indonesia bahkan ke dunia.

“Sebagai tiga institusi besar, pilar bangsa dan sebagai pembantu presiden, kita betul-betul menyatakan perang terhadap narkotika, memininalisir korupsi, serta menekan terorisem, radikalisem dan intoleransi,” tegasnya.

Kepala BNPT Komjen Pol. Boy Rafli Amar mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk membangun narasi bersama guna pencegahan kejahatan transnasional.

“Kolaborasi ini adalah bagian dari upaya menyelamatkan generasi muda bangsa Indonesia dari pengaruh buruk tiga kejahatan tadi. Kita berharap dengan upaya bersama ini, semua potensi ancaman akan tereliminasi dengan baik,” ujarnya.

Di tempat yang sama Ketua KPK Komjen Pol. Firli Bahuri menambahkan, berkumpulnya tiga pimpinan lembaga penegak hukum di Bali untuk mencari solusi masalah kebangsaan.

BACA JUGA:  Presiden Jokowi Lantik Jenderal Andika Perkasa sebagai Panglima TNI

“Tiga kejahatan yaitu narkotika, korupsi dan terorisme adalah musuh negara dan bangsa. Hari ini kami bertiga ada di Bali mencari solusi permasalahan tersebut. Tapi tentunya andil peran masyarakat, seluruh anak bangsa harus punya komitmen, semangat yang sama untuk menyelesaikan persoalan ini,” ucapnya. (agw)