Wawali Arya Wibawa: Pemkot Denpasar Komitmen Jamin Perlindungan Dasar Naker

Wawali Kota Denpasar,  Kadek Agus Arya Wibawa (tengah) membuka Sosialisasi Perwali Nomor 71 Tahun 2020, Senin (15/11/2021). (FOTO : ist)

Beritabalionline.com – Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Tenaga Kerja dan Sertifikasi Kompetensi Kota Denpasar bekerja sama dengan BPJS Kesehatan Cabang Denpasar menggelar sosialisasi Perwali Nomor 71 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Perlindungan Jaminan Sosial Kesehatan dan Ketenagakerjaan di Kota Denpasar tahun 2021.

Acara dibuka secara resmi Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, mewakili Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara, di Ruang Praja Utama Kantor Wali Kota Denpasar, Senin (15/11/2021).

Dalam kesempatannya, Arya Wibawa menyambut baik dan mendukung penyelenggaraan kegiatan ini sebagai salah satu implementasi komitmen Pemerintah Pusat dan Daerah bersama-sama baik pihak swasta. Dalam hal ini sebagai pemberi kerja secara terpadu dalam upaya memberikan perlindungan dasar berupa jaminan sosial tenaga kerja, sesuai pasal 10 dan 15 Undang-Undang Nomor 14 tahun 1969 tentang ketentuan-ketentuan pokok mengenai tenaga kerja yang meliputi jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, jaminan hari tua, dan jaminan pemeliharaan kesehatan.

Lebih lanjut, Arya Wibawa mengatakan, Pemerintah Kota Denpasar berkomitmen  menjamin perlindungan dasar tenaga kerja (naker) dengan meningkatkan kesehatan dan ketenagakerjaan bagi seluruh masyarakat se-Kota Denpasar dan harus didukung oleh semua pemangku kepentingan.

“Untuk itu saya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada BPJS Kesehatan Cabang Denpasar atas upayanya memberikan pelayanan dalam bentuk perlindungan jaminan sosial kesehatan di Kota Denpasar,” kata Arya Wibawa.

Arya Wibawa juga berterima kasih kepada Kepala Kantor BPJS Kesehatan Cabang Denpasar serta stakeholder lainnya yang telah berupaya dalam menyukseskan penyelenggaraan program perlindungan jaminan sosial di Kota Denpasar.

“Saya yakin dengan komitemen bersama antara Pemerintah Pusat dan Daerah serta upaya peningkatan kualitas layanan dan kuantitas kepesertaan BPJS Kesehatan di Kota Denpasar maka angka kesehatan dan kesehatan kerja masyarakat semakin meningkat dan mendukung tingkat kesejahteraannya,” ujarnya.

BACA JUGA:  Kerap Sudutkan Pemerintah, PGN Bali Minta AMP Ditindak Tegas

Sementara Ketua Panitia Ni Luh Putu Ratna Latikamanta mengatakan tujuan dari sosialisasi Perwali Nomor 71 tahun 2020 adalah meningkatkan pelaksanaan program perlindungan jaminan sosial kesehatan dan ketenagakerjaan. (tik)