Embat Handphone Penghuni Kos, Seorang Residivis Ditembak Polisi

Pencuri handphone penghuni kos diamankan polisi. (FOTO : ist)

Beritabalionline.com – Tim Jatanras Satreskrim Polresta Denpasar mengambil tindakan tegas dengan menembak kaki kanan pria bernama M Maskur (45) yang merupakan pelaku pencurian disertai pemberatan (Curat).

“Diambil tindakan tegas terukur karena yang bersangkutan melakukan perlawanan saat diamankan,” terang Kasatreskrim Polresta Denpasar Kompol Mikael Hutabarat, Kamis (4/11/2021) di Denpasar.

Penangkapan terhadap pelaku yang merupakan residivis ini bermula dari laporan Ni Kadek Ari Wifrayanti (36), di mana ia kehilangan sebuah handphone di kamar kosnya di Jalan Padang Lalang, Denpasar Barat, Minggu (17/10/2021) sekitar pukul 19.00 Wita.

Korban mengaku sebelumnya ia pergi ke rumah saudaranya yang berada tidak jauh dari kamar kosnya sekitar pukul 18.30 Wita.

Ketika kembali, ia melihat seorang laki- laki tak dikenal membawa kayu dan berdiri di depan kamarnya. Korban sempat bertanya dan dijawab pelaku hendak mencari temannya tapi tidak ada.

Setelah pria tersebut pergi, korban tidak menemukan handphone seharga Rp5,2 juta miliknya yang semula ditaruh di atas kasur.

“Korban kemudian berlari sambil teriak maling, tetapi orang tersebut sudah jauh. Oleh korban peristiwa yang dialaminya lalu dilaporkan ke Polresta Denpasar,” kata Kasatreskrim.

Tiga pekan melakukan penyelidikan, polisi menerima informasi jika pelaku berada di sekitar Jalan Wibisana Barat, Denpasar Utara. Namun saat akan ditangkap, pelaku berupaya kabur sehingga kakinya ditembak.

Kepada polisi, pelaku mengaku mengambil handphone korban yang ditaruh di atas tempat tidur dengan cara menggunakan bambu melalui jendela kamar.

Belakangan terungkap jika pelaku sudah beberapa kali berurusan dengan aparat kepolisian atas kasus pencurian.

“Sebelumnya pelaku juga pernah tiga kali dipenjaradengan kasus yang sama yakni pencurian,” jelas Kasatreskrim. (agw)

BACA JUGA:  Kabur ke Singaraja, Dua Pelaku Perampokan Toko Emas di Kerobokan Diringkus Polisi