Hari Ini, Kasus Meninggal Covid-19 di Denpasar Kembali Nihil, Sembuh Bertambah 6 Orang

Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai. (FOTO : Ist)

Beritabalionline.com – Berdasarkan data resmi Sagtas Covid-19 Kota Denpasar pada  Selasa (2/11/2021), penambahan kasus positif dan pasien sembuh Covid-19 di Kota Denpasar terpantau landai. Hal ini terlihat dari penambahan jumlah kasus positif yang hanya 4 orang, sembuh bertambah 6 orang, dan pasien meninggal dunia tidak ada alias nihil.

Secara kumulatif, kasus positif Covid-19 di Denpasar menjadi 37.782 kasus, pasien sembuh mencapai 36.683 orang (97,09%), meninggal dunia sebanyak 995 orang (2,63%), dan kasus aktif sebanyak 104 orang (0,28%).

Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, menjelaskan kendati kasus Covid-19 di Denpasar sudah semakin menurun dan melandai namun penularan virus Covid-19 masih ditemukan, oleh karena itu ia tetap mengimbau masyarakat agar jangan sampai lalai dalam menerapkan protokol kesehatan.

Pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan tidak lengah atas perkembangan kasus saat ini. Dalam beraktivitas, penerapan protokol kesehatan tetap harus wajib dilaksanakan dengan berpedoman pada penerapan PPKM Level 2 Jawa-Bali. Terlebih lagi saat ini adanya mutasi Covid-19 dengan varian baru.

“Jangan mengurangi kewaspadaan, titik-titik lengah kemungkinan menyebabkan tingkat kasus Covid-19 di Denpasar meningkat, jadi intinya kapanpun dan dimanapun harus tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, terlebih saat ini virus sudah bermutasi,” tandasnya.

Lebih lanjut, Dewa Rai mengatakan bahwa berbagai upaya terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona risiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien, dan mencegah kematian.

Hal ini dilaksanakan dengan menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, penyekatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan secara rutin dengan menggunakan mobil calling atau doortodoor, serta melaksanakan penyemprotan disinfektan serta eco enzyme wilayah secara terpadu.

BACA JUGA:  Gelombang Tinggi Picu Banjir Rob di Pesisir Selatan Bali

Selain itu, Pemkot Denpasar juga terus berupaya untuk memaksimalkan realisasi vaksinasi kepada masyarakat, dan vaksinasi menyasar anak anak usia sekolah 12-17 tahun.

Terkait upaya menekan angka kematian akibat Covid-19, Dewa Rai mengatakan bahwa Satgas mengimbau kepada masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau yang berada pada usia rentan untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan. (tik)