Kartu ATM Bule Prancis Dibobol, Pelaku Berhasil Kuras Uang Puluhan Juta Rupiah

Pencuri kartu ATM milik bule Prancis diamankan di Mapolresta Denpasar. (FOTO : ist)

Beritabalionline.com – Wanita bernama Erni Harum Cahyani (43) digelandang ke kantor polisi karena mencuri kartu ATM milik warga negara asing (WNA) asal Prancis bernama Christian Moussier (73).

“Pelaku menggunakan kartu ATM milik korban, sehingga korban mengalami kerugian  Rp46,5 juta,” terang Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu Ketut Sukadi, Sabtu (30/10/2021) di Denpasar.

Peristiwa bermula ketika korban yang merupakan pensiunan ini berbelanja di Bintang Supermarket Ubud, Jalan Sanggingan, Sayan, Ubud, Gianyar, Senin (27/9/2021).

Saat melakukan pembayaran dengan menggunakan ATM Bank BCA, pelaku kemudian melihat saat korban menekan tombol mesin debit untuk memberikan nomor pin ATM kepada kasir Supermarket.

“Selesai melakukan pembayaran, korban langsung meninggalkan Supermarket,” terang Kasi Humas.

Esok harinya, Selasa (28/9/2021) korban makan malam di wilayah Ubud. Namun pada saat akan membayar, korban tidak menemukan kartu ATM yang disimpannya di dalam tas.

Malam itu juga korban yang disebut merupakan pensiunan ini langsung menghubungi pihak bank untuk memblokir rekening miliknya.

Ketika korban meminta print out transaksi ke bank, Rabu (29/9/2021), ia terkejut karena ATM-nya ada yang menggunakan transaksi tanpa sepengetahuannya.

“Kartu ATM korban digunakan orang lain bertransaksi sebanyak 14 kali. Oleh korban kejadian tersebut dilaporkan ke kantor polisi,” jelasnya.

Dua pekan melakukan penyelidikan, pelaku dapat ditangkap tim Resmob Satreskrim Polresta Denpasar di sekitar Jalan Gunung Lebah, Denpasar Barat.

Kepada polisi, pelaku mengakui mengambil kartu ATM milik korban di dalam tas yang ditaruh di kamar rumah korban di Perum Nuansa Balian Permai, Jalan Tukad Balian, Denpasar Selatan.

Setelah itu, kartu ATM korban digunakan oleh pelaku untuk membeli perhiasan, membayar utang dan modal usaha.

BACA JUGA:  Bule Prancis Pemilik 3 Pucuk Senpi Diduga Terlibat Peredaran Narkotika

“Awalnya korban berkenalan dengan pelaku. Setelah itu pelaku diajak jalan-jalan, saat belanja, pelaku melihat nomor PIN ATM korban. Saat korban sedang ada di balkon, ia kemudian mengambil kartu ATM dan menggunakan secara diam-diam,” terang Kasi Humas. (agw)