Politeknik Negeri Bali Perkenalkan Energi Terbarukan pada SD 2 Cau Belayu

Teknik Elektro Politeknik Negeri Bali saat melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di SD Negeri Cau Belayu, Marga, Tabanan. (FOTO : Ist)

Beritabalionline.com –  Teknik Elektro Politeknik Negeri Bali menggelar kegiatan pengabdian masyarakat sekaligus memperkenalkan energi terbarukan. Kali ini kegiatan dilaksanakan di SD Negeri 2 Cau Belayu, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan.

Ketua Panitia Pelaksana Kegiatan Pengabdian Masyarakat Dana Dipa Teknik Elektro Politeknik Negeri Bali, Elina Rudiastari, SH., MH., dalam keterangannya di Denpasar, Selasa (26/10/2021) mengatakan, tujuan dari kegiatan ini adalah melatih guru atau fasilitator sekolah dalam memperkenalkan energi terbarukan kepada para murid sekolah melalui media permainan.

Permainan yang dirancang diharapkan dapat menjadi salah satu sarana bahan ajar bagi para guru sekolah untuk meningkatkan peningkatan pengetahuan tentang energi terbarukan diantara para murid. Ke depan diharapkan juga dapat menuntun mereka menjadi perintis dalam menyebarkan pengetahuan di lingkungan masing-masing.

Lebih jauh dijelaskan Elina Rudiastuti yang akrab dipanggil Lina ini, ada 10 guru tetap dan 3 guru honorer yang bertugas di SD Negeri 2 Cau Belayu, sekolah ini memiliki guru yang sebagian besar kini usianya sudah lebih dari 50 tahun. Dari 10 guru PNS yang ada, hanya 4 orang yang berumur di bawah 50 tahun. Sementara jumlah siswa mulai dari kelas 1 sampai kelas 6 tercatat ada 130 orang.

“Di masa pandemi ini guru-guru mesti dibekali pengetahuan dan keterampilan tentang penggunaan aplikasi presentasi powerpoint. Namun sayangnya sebagian besar guru-guru belum menguasai aplikasi ini dengan baik sehingga proses belajar mengajar di sekolah ini perlu ditingkatkan metodenya,” ujarnya.

Dalam kondisi pandemi Covid-19 ini, lanjut Lina, tentu saja para guru dituntut keterampilan dalam menggunakan media pembelajaran melalui daring yang berbasis teknologi. “Hal ini merupakan problem utama sebagian besar guru sekolah ini dalam menyampaikan materi pembelajaran kepada anak didiknya hanya melalui Whatsapp,” kata Lina.

BACA JUGA:  Pemkot Denpasar Pastikan Penerapan Protokol Kesehatan di Sejumlah Instansi

Menurut ibu dua orang putri dan satu putra ini, ada guru yang bisa membuat powerpoint, namun belum mampu menggunakan fasilitas pada Ms Powerpoint dengan baik. Saat ini SD 2 Cau Belayu menerapkan pembelajaran campuran antara daring dan luring dimana 2 kelas belajar offline di sekolah pada pagi hari,  mulai pukul  08.00 sampai 10.00 WITA.

Sementara bagi para siswa, kata Lina lagi, masih sangat kurang pengetahuannya terkait dengan energi baru terbarukan yang saat ini merupakan salah satu program yang sedang digalakkan oleh pemerintah agar energi terbarukan ini bisa diterapkan di masyarakat.

Dijelaskan Lina, pelaksanaan pengabdian ini berlangsung selama empat hari, mulai tanggal 18 Juni hingga 21 Juni 2021. Acara pembukaan pengabdian kepada masyarakat ini di hadiri Kepala Sekolah SD Negeri 2 Belayu serta Sekretaris Jurusan Elektro Politeknik Negeri Bali.

Kegiatan pengabdian hari pertama dilaksanakan pada tanggal 18 juni 2021 dengan materi  pelatihan, yaitu membuat power point untuk guru-guru SD 2 Cau Belayu. Acara di mulai dari pagi, pukul 09.00 hingga 14.00 Wita.

Tiap guru diberikan pre test untuk mengetahui kemampuan dasar dalam membuat power point dan juga post test yang bertujuan untuk mengetahui apakah materi pelatihan sudah dapat dimengerti oleh guru-guru SD 2 Cau Belayu.

Hasilnya, post test para guru SD 2 Cau Belayu sangat memuaskan, karena semua guru sudah bisa membuat power point untuk materi pembelajarannya sendiri. Selain pelatihan membuat power point, pada hari itu juga dilaksanakan pembuatan pondasi untuk pemasangan lampu taman yang menggunakan energi baru terbarukan.

Pelaksanaan pengabdian berikutnya dilaksanakan pada tanggal 21 juni 2021. Kegiatan yang dilaksanakan adalah pemasangan lampu taman dengan menggunakan energi baru terbarukan yang disaksikan oleh guru-guru serta perwakilan murid SD 2 Cau Belayu.

BACA JUGA:  Per 28 Juli, Kesembuhan Pasien Covid-19 di Kota Denpasar Lebih Banyak dari Kasus Positif

Pada kesempatan ini pula panitia pengabdian masyarakat memberikan pengetahuan tentang energi baru terbarukan kepada perwakilan murid-murid dan guru. Sebelum acara kegiatan ini ditutup, juga dilaksanakan pelatihan Ms. Word.

Para guru SD Negeri 2 Cau Belayu sangat antusias mengikuti pelatihan. Hal ini terbukti dari kemampuan peserta yang sudah dapat menggunakan Ms Word. Pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan Teknik Elektro Politeknik Negeri Bali ini tutup Kepala sekolah SD Negeri 2 Cau Belayu, Nyoman Marhenis, S.PD SD. (*/rls)