Kunjungi Desa Ban, Cok Ace Beri Perhatian Pada Pemulihan Trauma Pasca Gempa

Wakil Gubernur Bali Prof. Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) saat menyerahkan bantuan kepada korban gempa diKecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem. (foto: ist)

Beritabalionline.com – Wakil Gubernur Bali Prof. Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) bersama Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Trisno Nugroho dan Kepala Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Bali Umar Ibnu Alkhatab secara simbolis menyerahkan bantuan kepada korban gempa di Pos 1 Larangan Desa, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem, Minggu (24/10/2021).

Bantuan senilai Rp. Dana 125 juta tersebut merupakan sumbangan dari Badan Pertimbangan Perbankan Daerah (BMPD), BPD dan BI Perwakilan Provinsi Bali.

Dalam diskusi dengan Perbekel Desa Ban I Gede Tamu Sugiantara dan sejumlah relawan di posko tersebut, Wagub Cok Ace menekankan pentingnya upaya pemulihan trauma pascagempa, terutama bagi anak-anak dan perempuan. Oleh karena itu, selain bantuan berupa material seperti sembako dan kebutuhan lainnya, ia ingin OPD terkait memperhatikan upaya pemulihan trauma pascagempa. Lebih lanjut, Kepala ISI Denpasar juga menyinggung soal penyaluran bantuan kepada korban gempa.

Ia berharap ada pola yang baik dalam penyaluran bantuan agar tepat sasaran dan spesifik untuk jenis sembako, sehingga tidak ada yang kadaluarsa. Ditambahkan Wagub Cok Ace, bantuan yang disalurkan BMPD ini merupakan bentuk empati kepada masyarakat yang menjadi korban gempa 4,8 SR, Sabtu (16/10/2021).

Sementara itu, Perbekel Desa Ban I Gede Tamu Sugiantara menyampaikan, dari 16 banjar yang ada di wilayahnya, 9 banjar yang posisinya berada di perbukitan mengalami kerusakan parah dan 6 banjar di bawah rata-rata mengalami kerusakan ringan.

“377 rumah rusak total dan 1.083 rusak ringan. Selain itu, 131 candi juga mengalami kerusakan akibat gempa,” ujarnya. Sugiantara mengatakan, bantuan yang saat ini sangat dibutuhkan warganya yang kehilangan tempat tinggal adalah seng yang akan digunakan sebagai tempat berteduh.

BACA JUGA:  DPRD Karangasem Sebut Mutasi Paling Amburadul

 

Sedangkan bantuan berupa sembako dan kebutuhan lainnya, menurut dia, saat ini sudah mencukupi.
Menanggapi hal tersebut, Wagub Cok Ace didampingi Kalaksa BPBD Bali I Made Rentin menginstruksikan Kepala BI Perwakilan Provinsi Bali untuk menyesuaikan bantuan dengan kebutuhan para korban gempa.

 

“Alhamdulillah, bantuan nyata dari BI belum datang hari ini. Jadi masih bisa disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat agar tidak mubazir,” ujarnya. Selanjutnya, komponen masyarakat yang ingin menyalurkan bantuan diminta berkoordinasi dengan BPBD Provinsi atau Kabupaten agar apa yang diberikan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat.

Kepala Perwakilan BI Provinsi Bali Trisno Nugroho menyampaikan bantuan ini merupakan bentuk kepedulian para pelaku usaha perbankan yang masuk dalam wadah BMPD bekerjasama dengan BPD Bali dan Bank Indonesia. Pihaknya sengaja mendahului penyerahan bantuan secara simbolis dan datang langsung ke posko untuk mengetahui apa sebenarnya kebutuhan para korban gempa saat ini.

 

“Alhamdulillah kami datang ke sini dulu, jenis bantuan yang akan kami berikan sudah tersedia di posko dalam jumlah yang cukup. Tadi kita dengar dari Kepala Desa, yang dibutuhkan adalah seng. Kami akan mengatur ulang jenis bantuan yang akan dikirimkan,” ujarnya.(red)