Jukung Nelayan Asal Jembrana Terbakar saat Melaut

Petugas Basarnas mendatangi rumah nelayan. (FOTO : ist)

Beritabalionline.com – Jukung yang digunakan seorang nelayan asal Kabupaten Jembrana, Bali, terbakar saat melaut. Insiden itu terjadi akibat korsleting listrik di perairan Klatakan, Melaya, Kabupaten Jembrana.

“Peristiwa jukung terbakar terjadi pada Sabtu malam sekitar pukul 23.00 Wita,” terang Kepala Kantor Basarnas Bali Gede Darmada, Minggu (24/10/2021) di Denpasar.

Dari laporan Perbekel Pengambengan Kamaruzaman, perahu dengan nama Jaya Guna ini berangkat dari Dermaga Ikan Pengambengan, Sabtu (23/10/2021) sekitar pukul 17.00 Wita menuju perairan Pacemengan Banyuwangi.

Namun setelah menempuh jarak sekitar 21,5 kilometer, perahu yang dibawa Takroni (50) dan Hairul (50) warga Dusun Ketapang, Desa Pengambengan ini mengalami korsleting dan terbakar.

Pos Pencarian dan Pertolongan Jembrana yang menerima laporan pada pukul 23.50 Wita mengerahkan 6 orang personel menuju Dermaga Pengambengan.

Di sana tim Basarnas melakukan koordinasi dengan potensi SAR lainnya untuk memulai pencarian pada pagi hari.

Namun ketika tim SAR gabungan tengah bersiap, Perbekel Pengambengan memberi informasi jika kedua korban telah diselamatkan nelayan asal Melaya.

“Kedua nelayan tersebut menyelamatkan diri dengan berpegangan pada katir perahu. Setelah itu korban ditolong dan dibawa menuju Dermaga Pengambengan dalam kondisi selamat,” jelasnya. (agw)

BACA JUGA:  Lagi, 22 Orang Terjaring Langgar Prokes