Gempa M 4,8 di Bali Akibatkan 617 Rumah Warga Rusak Berat dan Ribuan Rusak Ringan

Kerusakan dan tanah longsor yang diakibatkan gempa M 4,8 mengguncang Bali. (FOTO : Fikri Yusuf/ Antara)

Beritabalionline.com – Sebanyak 617 unit rumah warga mengalami rusak berat akibat gempa dengan magnitudo (M) 4,8 yang mengguncang wilayah Bali pada Sabtu (16/10/2021). Selain itu, sebanyak 1.203 unit rumah warga mengalami rusak ringan dan 42 unit tergolong rusak sedang.

Data ini tercatat per hari ini pukul 05.00 WIB. Guna mempercepat penanganan pascagempa, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi dan Kabupaten di Bali telah mendirikan posko lapangan.

Lokasi posko berada di dua desa yang mengalami dampak cukup besar, yakni di Desa Ban, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem dan di Dermaga Kedisan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli.

“Kami telah mendirikan posko lapangan di Karangasem dan Bangli, untuk menyalurkan bantuan kepada warga terdampak, serta menyiagakan untuk para warga yang ingin mengungsi,” kata Kasubid Logistik dan Peralatan BPBD Provinsi Bali, I Wayan Gede Eka Saputra yang dikonfirmasi wartawan, Selasa (19/10/2021).

Sejumlah tempat ibadah milik warga juga mengalami kerusakan. (FOTO : Fikri Yusuf/ Antara)

Ditambahkan Eka, kondisi terkini warga memilih mengungsi di rumah keluarga terdekat. Namun demikian, bantuan logistik tetap didistribusikan dengan memberikan langsung ke lokasi pengungsi masing-masing.

Gempa magnitudo 4,8 di Bali juga menyebabkan tanah longsor dan reruntuhan batu sehingga akses jalan terputus. Sejumlah alat berat telah dikerahkan di lokasi kejadian guna membuka kembali akses jalan yang tertimbun tanah.

Saat ini, masih terdapat akses jalan yang tertutup, yakni di Desa Trunyan, Kintamani. Akibatnya, pemberian bantuan logistik ke Desa Trunyan akhirnya dilakukan melalui jalur lain melalui danau.

“Untuk Desa Trunyan, kami memberikan bantuan dengan menggunakan perahu melewati danau guna mencapai desa tersebut, karena saat ini kondisi jalan masih terputus,” demikian Eka Saputra. (itn)

BACA JUGA:  Kurangi Kecanduan Narkoba, 100 WBP LP Tabanan Jalani Rehabilitasi Medis