Enam Napi dari Rutan Negara Dipindahkan ke Karangasem, Ada Apa?

Enam narapidana yang dipindahkan dari Rutan Kelas IIB Negara. (FOTO : ist)

Beritabalionline.com – Enam orang narapidana (napi) penghuni rumah tahanan (Rutan) Kelas IIB Negara dipindah. Proses pemindahan dilakukan dengan pengawalan ketat oleh petugas Rutan dan personel Polres Jembrana.

“Mereka yang dipindah merupakan narapidana kasus pidana umum,” terang Kepala Kanwilkemenkumham Bali Jamaruli Manihuruk, Selasa (19/10/2021) di Denpasar.

Proses pemindahan diawali dengan penjemputan ke blok hunian yang ditempati keenam narapidana tersebut, Senin (18/10/2021) sekitar pukul 05.00 Wita.

Setelah dilakukan penggeledahan badan dan barang, napi yang menjalani hukuman 2 tahun ke atas dengan tindak pidana umum seperti pencurian dan perlindungan anak ini lalu diborgol dan digiring keluar sel.

Jamaruli mengatakan, keenam narapidana tersebut dipindah ke lokasi berbeda yakni 5 orang didibawa ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Karangasem dan 1 orang ke LPKA Kelas II Karangasem.

“Untuk satu orang napi yang dipindahkan ke LPKA Karangasem terlibat kasus perlindungan anak dengan pidana selama 5 tahun,” ucapnya.

Dijelaskan, pemindahan terhadap 6 orang narapidana didasarkan atas Surat Edaran Direktur Jenderal Pemasyarakatan Nomor : PAS-1152.PK.01.01.02 TAHUN 2020 tentang Rencana Aksi Tata Kelola Sistem Pemasyarakatn Optimalisasi Penempatan Narapidana di Rutan dari 24 bulan menjdi 12 bulan.

“Di mana pada poin 3 menyebutkan bahwa melaksanakan pemindahan narapidana yang berada di Rutan dengan masa sisa pidana lebih dari 12 bulan ke Lapas sekitar secara bertahap,” ucapnya.

Jamaruli menambahkan, kondisi Rutan Kelas IIB Negara saat ini kelebihan penghuni, di mana kapasitas Rutan Negara adalah hanya untuk 71 orang.

“Sekarang diisi 124 orang narapidana sementara semestinya hanya diisi 71 orang, sehingga tingkat over kapasitas mencapai 75 persen,” pungkasnya. (agw)

BACA JUGA:  Kapolda Bali: Kemajuan Teknologi Berpengaruh dalam Sistem Dunia Intelijen