Wawali Arya Wibawa: Wujudkan Kesetaraan Gender Mulai dari Desa dan Kelurahan

Wawali Kota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa (kiri) membuka Sosialisasi Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak serta Desa/Kelurahan Tangguh dan Aman Covid-19 secara virtual. (FOTO : Ist)

Beritabalionline.com – Wakil Wali (Wawali) Kota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa, menyatakan bahwa kesetaraan gender harus diwujudkan mulai dari tingkat desa dan kelurahan.

Hal itu disampaikan Wawali Arya Wibawa saat membuka Sosialisasi Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak Serta Desa/Kelurahan Tangguh dan Aman Covid-19 di Kota Denpasar untuk seluruh desa/kelurahan secara virtual, Senin (18/10/2021).

Acara ini menjadi salah satu bentuk upaya sinergi mewujudkan tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) di Desa/Kelurahan.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Deputi Kesetaraan Gender pada Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Lenny N. Rosalin, Sekda Kota Denpasar, IB Alit Wiradana, Kadis DP3AP2KB, I Gusti Agung Sri Wetrawati, dan Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kota Denpasar, I Nyoman Lodra.

Lebih lanjut, Arya Wibawa menyampaikan bahwa Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak yang dicanangkan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bersama Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia, akan menjadi momentum awal yang baik, untuk membangun sinergi dan kerja nyata bersama dalam rangka pemberdayaan perempuan dan anak, mulai dari pusat hingga desa.

“Di masa pandemi Covid-19 ini juga, di Kota Denpasar telah diinisiasi program ‘Desa/Kelurahan Tangguh dan Aman Covid-19’ karena desa/kelurahan memiliki peranan penting dalam menunjang pembangunan pemerintahan daerah dan pemerintahan nasional secara luas,” terang Arya Wibawa.

Terlebih, di tengah situasi pandemi Covid-19 saat ini, Arya Wibawa mengatakan desa dan kelurahan merupakan garda terdepan dalam melakukan gerakan antisipatif sebagai upaya memutus rantai Covid-19.

BACA JUGA:  Putri Koster Ajak Semua Elemen Turut Lestarikan Kain Tenun Endek

Sementara itu, Lenny N. Rosalin, menyatakan bahwa sangat penting untuk meningkatkan kebijakan, program, kegiatan dalam mewujudkan kesetaraan gender, perlindungan hak perempuan dan perlindungan anak di Desa/Kelurahan.

Plt. Kadis DPMD, Nyoman Lodera, mengatakan dalam  mendukung keberhasilan program ini, pihaknya akan menyelenggarakan Lomba Desa Kelurahan Aman dan Tangguh Covid-19.

Kegiatan ini sebagai bentuk motivasi kepada Desa/Kelurahan untuk selalu tanggap akan bahaya Covid-19, sekaligus sebagai monitoring dan evaluasi (Monev) penggunaan Dana Desa (khusus Desa) dalam penanganan Covid-19.  (tik)