Cegah Penularan Covid-19, Tim Yustisi Kota Denpasar Bina Dua Usaha Kuliner

Tim Yustisi Gabungan Kota Denpasar tegur usaha angkringan yang melanggar Protokol Kesehatan. (FOTO : ist)

Beritabalionlinet.com – Untuk mencegah penularan Covid-19, dua usaha kuliner di Kota Denpasar mendapat teguran dan pembinaan dari Tim Yustisi Kota Denpasar karena menimbulkan kerumunan serta tidak mengatur jarak pengunjung yang datang.

Kedua usaha itu masing-masing berlokasi di Jalan Mahendradata dan Jalan Tengku Umar Barat, Kota Denpasar. Demikian Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kota Denpasar Dewa Gede Anom Sayoga di Denpasar, Senin (18/10/2021).

Ia mengatakan, pembinaan itu diberikan saat Tim  Gabungan Polresta Denpasar, Kodim 1611 Badung dan Dishub Kota Denpasar menggelar penertiban secara mobiling, Sabtu (16/10/2021) malam. Tim gabungan bergerak dari Polresta Denpasar menuju Jalan Gunung Sanghyang, Jalan Tangkuban Perahu, Jalan Buana Raya, Jalan Mahendradata, Jalan  Teuku Umar Barat dan berakhir di simpang Imam Bonjol–Teuku Umar.

Dalam kegiatan itu Tim melaksanakan calling di sepanjang jalan yang dilalui. Tim menemukan sebuah usaha kuliner angkringan di Jalan Mahendradata mengabaikan Protokol Kesehatan.

Selanjutnya Tim Yustisi melakukan teguran kepada pemilik usaha serta melakukan pembinaan. Hal serupa juga dilakukan terhadap sebuah rumah makan di Jalan Teuku Umar Barat.

“Pembinaan itu dilakukan karena usaha tersebut menimbulkan kerumunan dan tidak mengatur jarak pengunjung. Kami sudah ingatkan pengelola angkringan dan rumah makan tersebut agar memperhatikan Protokol Kesehatan (Prokes), jika nantinya masih membandel kami akan melakukan tindakan tegas,” ujar Sayoga.

Selain itu untuk menekan penularan Covid-19, Tim Yustisi Gabungan juga melaksanakan penertiban secara stationer di Lapangan Puputan Badung I Gusti Ngurah Made Agung. Dalam aksi tersebut tidak ditemukan pelanggaran.

Tidak hanya itu, dalam penertiban tersebut pihaknya juga menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan adanya keramaian tanpa mengindahkan Prokes di coffee shop  di Peguyangan.

BACA JUGA:  Gubernur Koster Sambut Baik Rencana Ajang Aerobatik dan British Day

Setelah tim mendatangi ke lokasi, namun hasilnya nihil keramaian, situasi cukup lenggang. Mengantasipasi kerumunan dalam kegiatan itu Tim tetap mengimbau pengelola usaha  untuk tetap memberlakukan Prokes secara ketat.

“Jika semua warga disiplin menerapkan Protokol Kesehatan, penyebaran Covid-19 dapat ditekan dan perekonomian masyarakat bisa pulih Kembali,” harap Sayoga. (sdn)