Tarung Derajat Bali Mendulang Empat Medali Emas PON XX Papua

Para petarung Bali melakukan selebrasi usai memastikan 4 medali ems PON XX Papua, Selasa (12/10/2021). (FOTO : Ist)

Beritabalionline.com – Petarung Andre Surya memastikan tim tarung derajat PON Bali pulang dengan membawa 4 medali emas di PON XX Papua saat menjadi petarung terakhir yang tampil di babak final. Jumlah 4 tersebut melebihi dua keping dari raihan saat PON 2016 yakni 2 emas. Dan yang lebih istimewa, kedelapan petarung Bali yang lolos PON XX semuanya adalah debutan.

Dikutip dari Perspectivesnews.com, bertanding di GSG Emeneme Yauware, Kabupaten Mimika, Selasa (12/10/2021), di pertandingan pertama, Rudi Nurudin menang telak 3-0 saat melawan petarung Lukman Hakim dari Riau di kelas 55,1-58kg. Dalam tiga ronde, Rudi Nurudin terus melancarkan serangan bertubi-tubi kepada petarung Riau tersebut.

Kemudian emas kedua dipersembahkan Gede Dicky Handika Putra di kelas 58,1-61kg putra setelah bermain sama kuat dengan petarung Jawa Barat, Andika Dwiki Arislan. Sebenarnya Dicky sempat roboh di ronde kedua ketika mendapat hantaman keras di pelipisnya. Tapi hal itu tak membuat Dicky patah semangat. Di beberapa kesempatan, Dicky juga melayangkan tendangan dan pukulan telak ke Andika Arislan.

Di ronde ketiga dalam kedudukan fisik yang terkuras, Dicky memanfaatkan keuntungan postur tubuh dan sempat juga mendaratkan tendangan ke kepala Andika. Dan pada saat keputusan, Dicky justru kaget ketika namanya ditetapkan sebagai pemenang dengan skor 2-1.

Kemudian emas ketiga didapat I Made Ardi Arimbawa di kelas 64,1-67kg putra setelah menang mutlak atas Muhammad Rizky Firdaus dari Sumatera Utara. Ardi Arimbawa dinyatakan menang WHT atau Wasit Hentikan Tarung karena lawannya dibuat tersungkur di ronde kedua dengan mendaratkan pukulan keras di kepala. Dewan juri pun memutuskan pertarungan dihentikan karena wakil Sumut tersebut tak bisa melanjutkan pertandingan.

BACA JUGA:  Bantu Korban Corona, Kevin Sanjaya Lelang Raket Bersejarah

Lalu wakil keempat Bali Ni Made Yogi Astrini di kelas 58,1-62kg putri harus puas meraih medali perak setelah kalah 0-3 atas petarung Kalimantan Barat, Iageng Rizky Ariani. Yogi Astrini juga sempat mendapat hitungan oleh wasit karena menerima pukulan telak Rizky Ariani.

Dan wakil Bali terakhir Andre Surya menang atas petarung Eko Yusuf Sodik Putra dari Jawa Barat di kelas 75,1-80kg. Meski memiliki postur tubuh yang lebih kecil, Andre Surya tak gentar melawan Eko Yusuf. Dalam tiga ronde, di setiap ronde nya Andre Surya paling tidak sempat mendaratkan pukulan telak di kepala Eko Yusuf. Pertandingan pun berakhir dan Andre Surya dinyatakan menang 3-0.

Manajer tim tarung derajat Bali, AA Bagus Tri Candra Arka mengatakan sebenarnya empat emas ini sudah diprediksi sejak awal. Tapi, secara realistis tiga keping saja sudah memenuhi dari target yang mana target 3 emas itu dibebankan oleh KONI Bali sebelumnya.

“Astungkara telah sesuai target bahkan melampauinya. Dan juga melebihi dari apa yang kami dapat saat PON 2016 lalu,” ujar Tri Candra Arka saat dihubungi dari Jayapura.