Bandar Narkoba Penghuni Lapstik Bangli Dipindah ke LP Nusakambangan

Petugas menggiring Hendra Kurniawan saat tiba di Lapas Karanganyar Nusakambangan. (FOTO : ist)

Beritabalionline.com РSeorang narapidana Lembaga Pemasyarakatan Narkotika  (Lapstik) Kelas IIA Bangli bernama Hendra Kurniawan dipindahkan ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Karanganyar Nusakambangan.

“Narapidana tersebut masuk dalam kategori risiko tinggi menggangu keamanan dan ketertiban sehingga perlu penanganan khusus,” kata Kepala Kanwilkemenkumham Bali Jamaruli Manihuruk, Selasa (12/10/2021) di Denpasar.

Hendra Kurniawan sebelumnya terjerat kasus narkotika sehingga dijatuhi hukuman 15 tahun penjara, serta pidana denda Rp3 miliar subsider 6 bulan penjara pada 3 Juni 2015 silam.

Ia lalu dijebloskan ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kerobokan pada tanggal 14 Juni 2017, yang kemudian dipindahkan ke Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIA Bangli pada tanggal 16 Februari 2021.

Selama beberapa bulan mendekam di Lapastik Kelas IIA Bangli, Hendra Kurniawan yang dikenal sebagai bandar besar narkoba ini bermasalah. Sehingga ia dipindahkan ke Lapas Super Maximum Security Nusakambangan.

Proses pemindahan berlangsung, Sabtu (9/10/2021) malam dengan pengawalan ketat 10 orang petugas yang terdiri dari kepolisian, petugas Lapastik Bangli dan petugas dari Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali.

Hampir 24 jam perjalanan darat, narapidana tersebut tiba di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Karanganyar Nusakambangan, Minggu (10/10/2021) sekitar pukul 17.15 WIB.

Jamaruli menerangkan, pihaknya akan mengambil tindakan tegas pada setiap pelanggaran yang dilakukan oleh warga binaan pemasyarakatan (WBP).

“Tindakan tegas juga akan diberikan kepada setiap petugas yang mencoba bekerjasama dengan warga binaan pemasyarakatan untuk mengedarkan narkoba sesuai dengan hukum yang berlaku,” tegasnya. (agw)

BACA JUGA:  Sempat Viral di Medsos, Polisi Ringkus Spesial Pencuri Tabung Gas