Nekat Edarkan Upal, Wanita di Denpasar Diciduk Polisi

Pengedar uang palsu dengan modus belanja di warung saat di Mapolsek Denpasar Selatan. (FOTO : ist)

Beritabalionline.com – Aksi nekat dilakukan perempuan bernama Wilhelmina Tanggela (32). Ia mengedarkan uang palsu (upal) dengan modus membelanjankan uang tersebut ke warung dan pasar.

“Dengan berbelanja di warung dan pasar memakai uang palsu, pelaku mendapatkan keuntungan dari uang pengembalian,” kata Kanitreskrim Polsek Denpasar Selatan AKP Hadimastika KP, Minggu (10/10/2021) di Denpasar.

Pengungakapn berawal dari adanya laporan masyarakat bahwa ada ibu-ibu diduga mengedarkan uang palsu dengan cara membelajakan kepada pedagang yang ramai pembeli.

Laporan ditindaklanjuti oleh tim Opsnal Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Denpasar Selatan dengan melakukan penyelidikan di seputaran Denpasar Selatan.

Sepekan kemudian, polisi menerima informasi jika pelaku tengah belanja di sebuah warung di Jalan pulau Bungin, Gang Kertha Boga, Pemogan, Denpasar Selatan, Senin (4/10/2021) sekitar pukul 10.00 Wita.

Saat itu juga pelaku ditangkap. Dari tangan pelaku, petugas menemukan satu lembar uang Rp50 ribu palsu yang dipakai belanja.

Guna pengembangan, pelaku dibawa ke tempat kostnya di seputaran Jalan Raya Pemogan, Denpasar Selatan. Di sana polisi menemukan uang Rp100 ribu palsu sebanyak 12 lembar, dan pecahan Rp50 ribu sebanyak 73 lembar.

“Total uang palsu yang kita temukan Rp5 juta Rp50 ribu. Juga ada uang asli pecahan Rp20 ribu hasil dari penukaran uang palsu,” terang Kanitreskrim. (agw)

BACA JUGA:  Cabuli Bocah 13 Tahun, Pedagang Buah Keliling Dituntut 6 Tahun