Buronan Polisi Ini Menjerat Korbannya dengan Mengaku sebagai Pengacara, Ini Modusnya

Buronan yang ditangkap polisi yang mengaku beprofesi pengacara. (FOTO : Ist)

Beritabalionline.com – Pria bernama Danny Mugianto (61) yang ditangkap petugas dari Unit V Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Denpasar karena menipu seorang perempuan bernama Ratna Sari Dewi (43) mengaku berprofesi sebagai pengacara.

“Jadi awalnya pelaku ini mengaku sebagai pengacara yang bisa mengurus kasus yang sedang menimpa suami pelapor,” terang Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu Ketut Sukadi, Minggu (10/10/2021) di Denpasar.

Karena percaya, korban kemudian mengeluarkan uang kurang lebih Rp1 miliar dan diberikan kepada pelaku. Namun setelah menerima uang, pelaku menghilang.

“Setelah menerima uang ternyata kasus suaminya tidak diurus oleh pelaku, malah pelaku menghilang,” kata Kasi Humas.

Korban yang tinggal di Jalan Bila nomor 96, Banjar Tuka, Desa Dalung, Kuta Utara, Badung tersebut kemudian melapor ke kantor polisi pada tanggal 25 Februari 2020.

Mengetahui dirinya dilaporkan ke polisi, pelaku kemudian menghilang sehingga ia ditetapkan sebagai DPO oleh polisi pada tanggal 4 September 2020.

Satu tahun lebih melakukan pencarian, polisi menerima informasi jika pelaku asal Malang, Jawa Timur tersebut berada di daerah Kalimantan Selatan.

Polresta Denpasar kemudian berkoordinasi dengan Tim Cyber Crime Direktorat Reskrimsus Polda Kalimantan Selatan untuk melakukan pelacakan.

Pelaku akhirnya dapat ditangkap di salah satu rumah makan di Jalan Rantauan Darat, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Kamis (30/9/2021) sekitar pukul 21.00 Wita.

“Pelaku sudah kami amankan ke Mako Polresta Denpasar guna pemeriksaan lebih lanjut,” terang Kasatreskrim Kompol Mikael Hutabarat didampingi Kanit V Iptu I Nengah Seven Sampeyana. (agw)

BACA JUGA:  Divonis 6 Tahun, Penjual Buah yang Cabuli Bocah 13 Tahun Menangis di Hadapan Hakim