Setahun Buron, Danny Terlibat Kasus Penipuan Tertangkap di Kalimantan

Pelaku yang masuk DPO tertangkap dalam persembunyiannya di Kalimantan. (FOTO : Ist)

Beritabalionline.com – Sepandai-pandai tupai melompat, akhirnya jatuh juga. Inilah yang dialami pria bernama Danny Mugianto (61). Bagaimana pun pandainya dia bersembunyi,  akhirnya tertangkap juga oleh polisi. Petugas kepolisian dari Unit V Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Denpasar menangkap yang bersangkutan  karena melakukan penipuan dan penggelapan.

“Sebelum tertangkap yang bersangkutan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO),” kata Kasatreskrim Polresta Denpasar Kompol Mikael Hutabarat, Jumat (8/10/2021) di Denpasar.

Sebelumnya polisi menerima laporan dari korban bernama Ratna Sari Dewi (43), warga Jalan Bila nomor 96, Banjar Tuka, Desa Dalung, Kuta Utara, Badung pada tanggal 25 Februari 2020.

Mengetahui dirinya dilaporkan ke polisi, pelaku yang berprofesi sebagai konsultan ini kemudian menghilang sehingga ia ditetapkan sebagai DPO pada 4 September 2020.

Satu tahun lebih melakukan pencarian, polisi menerima informasi jika pelaku asal Malang, Jawa Timur tersebut berada di daerah Kalimantan Selatan.

Polresta Denpasar kemudian berkoordinasi dengan Tim Cyber Crime Direktorat Reskrimsus Polda Kalimantan Selatan untuk melakukan pelacakan.

Pelaku akhirnya dapat ditangkap di salah satu rumah makan di Jalan Rantauan Darat, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Kamis (30/9/2021) sekitar pukul 21.00 Wita.

“Pelaku sudah kami amankan ke Mako Polresta Denpasar guna pemeriksaan lebih lanjut,” terang Kasatreskrim didampingi Kanit V Iptu I Nengah Seven Sampeyana. (agw)

BACA JUGA:  Polda Bali Bekuk 3 Tersangka Perdagangan Anak Dibawah Umur Asal Sukabumi