Terbukti Menipu, Tommie Liem Dibui 3 Bulan

Terdakwa Stephanus Wirawan alias Tommie Liem (kiri) saat menjalani sidang di PN Denpasar. (FOTO : Sar/Beritabalionline.com)

Beritabalionline.com – Kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan terdakwa Stephanus Wirawan alias Tommie Liem berakhir sudah di tingkat Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Selasa (5/10/2021) setelah dijatuhi hukuman penjara selama 3 bulan.

Majelis hakim pimpinan Angeliky Handajani Day dalam amar putusannya yang dibacakan di muka sidang menyatakan terdakwa yang selama menjalani proses persidangan tidak ditahan dalam Rutan terbukti bersalah melakukan tindak pidana penipuan.

Setelah mempertimbangkan hal-hal yang memberatkan, hakim akhirnya menjatuhkan putusan penjara selama 3 bulan. “Terdakwa terbukti melakukan tindak pidana penipuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 378 Jo Pasal 64 KUHP. Menghukum terdakwa dengan pidana penjara selama 3 bulan,” demikian bunyi putusan hakim.

Vonis ini lebih ringan 2 bulan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Fajar Said yang sebelumnya menuntut agar terdakwa dihukum selama 5 bulan penjara. Sebelumnya jaksa juga menyatakan terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana penipuan.

Seperti diberitakan sebelumnya, perkara ini bermula pada bulan Maret tahun 2018 terdakwa menghubungi saksi Edo Suweta. Di sana terdakwa mengatakan sehubungan dengan akan dibukannya Restoran Gang Mango pada bulan Agustus 2018 dan karena salah satu investor sedang berhalangan (sakit, red), terdakwa mengaku membutuhkan investor pengganti dan menawarkan keuntungan sebesar 10 persen dari saham yang diinvestasikan.

Di samping itu terdakwa juga memperlihatkan proposal tentang pendirian Restoran Gang Manggo Casual Dining & Pool yang berisi table keuntungan atas saham yang diinvestasikan.

Terdakwa lalu menjelaskan bahwa jika menginvestasikan saham pada Restoran Gang Mango, dalam 6 bulan kedepan sudah bisa menikmati keuntungan dari investasi tersebut sebesar 10 persen dan begitu juga untuk bulan selanjutnya.

BACA JUGA:  Polisi Temukan Sabu Jenis Baru saat Ungkap Kasus Narkoba

Selain itu, terdakwa juga menyatakan tanah tempat usaha Restoran Gang Mango sudah disewa dan dibayarkan selama 10 tahun. Untuk lebih menyakinkan saksi Edo Suweta, terdakwa menggunakan tipu muslihat dengan membuat Akta No. 5 Tanggal 10 April 2018.

“Sehingga saksi tergerak untuk menyerahkan uang kepada terdakwa sejumlah Rp 750 juta dengan cara transfer ke rekening milik terdakwa,” kata jaksa, Senin (16/8/2021) di Denpasar.

Belakangan saksi baru mengetahui jika penyewaan tanah untuk usaha Restoran Gang Manggo oleh terdakwa belum dibayarkan sepuluh tahun, namun hanya tiga tahun.

Tidak hanya itu, keuntungan yang dikatakan terdakwa kepada saksi tidak pernah dilaksanakan, serta terdakwa tidak pernah bisa mempertanggungjawabkan penggunaan uang. Akibat perbuatan terdakwa, saksi Edo Suweta mengalami kerugian sebesar Rp55 juta lebih.

Di sisi lain, pada tanggal 23 Maret 2019, terdakwa bertemu dengan saksi Pangky Wibowo di Warung Makan Babi Guling, Jalan Imam Bonjol, Denpasar.

Dalam pertemuan tersebut terdakwa menyampaikan bahwa memiliki proyek rumah makan Gang Mango dan terdakwa berkata bahwa salah satu pemilik modal atas nama Edo Suweta berencana untuk menjual saham kepemilikannya sebesar 10 persen senilai Rp785.546.800,- karena membutuhkan dana untuk membuka klinik baru.

Pada tanggal 26 Maret 2019, terdakwa memberikan proposal proyek restoran Gang Mango kepada saksi Pangky Wibowo melalui WhatsApp dan video mengenai proyek tersebut.

Terdakwa mengatakan bahwa restoran tersebut akan dibuka pada akhir April 2019 dan saksi menyarankan kepada terdakwa agar membeli kembali saham milik saksi Edo Suweta.

Kepada saksi terdakwa mengatakan bahwa uang miliknya akan digunakan untuk persiapan pembukaan restaurant yang direncanakan pada akhir April 2019, serta terdakwa mengatakan bahwa tanah tempat usaha Restoran Gang Manggo sudah disewa dan dibayarkan selama 10 tahun.

BACA JUGA:  Ipung Minta Oknum Petugas P2TP2A Perkosa Korban Pemerkosaan Dihukum Berat

Singkat cerita, saksi yang terjebak bujuk rayu terdakwa akhirnya menyerahkan uang kepada terdakwa sebesar Rp785.546.800,- dengan cara transfer ke rekening milik terdakwa secara bertahap.

Lambat laun perbuatan terdakwa diketahui saksi Pangki Wibowo. Di mana akibat perbuatan terdakwa, saksi Pangky Wibowo mengalami kerugian kurang lebih sebesar Rp540.546.800. (sar)