Soal Rencana Pembukaan Pariwisata Internasional di Bali, Ini Penjelasan Dandrem Wira Satya

Dua wisatawan asing tampak tengah menikmati suasana Pantai Kuta, Bali. (FOTO : Agung Widodo/Beritabalionline.com)

Beritabalionline.com – Pemerintah berencana membuka pariwisata internasional di Bali. Hal ini seiring dengan kasus penyebaran Covid-19 yang terus melandai, ditambah Bali saat ini berada di level 3 pelaksanaan PPKM.

“Kemarin dalam rapat, Bapak Menko Marves (Luhut Binsar Pandjaitan, red) mengatakan yakni tetap melihat situasi dahulu,” kata Danrem 163/Wira Satya Brigjen TNI Husein Sagaf, Selasa (5/10/2021) di Denpasar.

Jika dalam beberapa hari kedepan kasus Covid di Bali kembali naik ucap Danrem, maka rencana tersebut dibatalkan. Namun jika Bali mampu menekan dan mengendalikan, akan dilakukan uji coba terlebih dahulu.

“Akan dilakukan uji coba selama satu bulan, jika dilihat baik maka akan dilaksanakan,” jelasnya.

Danrem menerangkan, sesuai rencana, untuk Bali pariwisata internasional akan dibuka pada 14 Oktober 2021. Di sana dibuatkan SOP mulai kedatangan wisatawan, liburan hingga wisatawan asing kembali ke negaranya.

“SOP-nya sedang dibuat, setelah SOP siap, tanggal 9 Oktober dilakukan simulasi secara ketat. Terutama di jalur Imigrasi,” ungkapnya.

Danrem mengatakan, peran TNI di lapangan ketika pariwisata internasional dibuka yakni membantu mengawasi wisatawan yang menjalani karantina selama 8 hari, sebelum mereka diperbolehkan menikmati liburan.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menkomarves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, Bali akan menerima penerbangan internasional pada 14 Oktober 2021.

Hal itu dikatakan Luhut ketika mengumumkan perpanjangan PPKM di Indonesia melalui tayangan Youtube akun Sekretariat Presiden, Senin (4/10/2021).

“Setiap penumpang kelas internasional harus punya bukti booking hotel untuk karantina minimal 8 hari dengan biaya sendiri,” jelasnya.

Dilanjutkan, wisatawan internasional yang diizinkan berlibur ke Bali berasal dari Korea Selatan, China, Jepang, Abu Dhabi, Dubai, dan Selandia Baru. (agw)

BACA JUGA:  Pemprov Bali Resmi Terapkan New Normal, Instansi Pemerintahan Berlaku Mulai 5 Juni