Kasus Aktif Covid-19 di Denpasar Kini Tersisa 290 Orang

Ilustrasi sebaran pasien positif Covid-19.

Beritabalionline.com – Konsistensi unggulnya penambahan pasien sembuh berbanding kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar berpengaruh pada menurunnya kasus aktif. Hari ini, Minggu (3/10/2021) tercatat 46 orang pasien Covid-19 sembuh, 14 orang positif, dan satu orang meninggal. Sementara jumlah kasus aktif kini tersisa 290 orang.

Secara kumulatif, kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar menjadi 37.479 kasus, pasien sembuh mencapai 36.208 orang (96,61%), meninggal dunia sebanyak 981 orang (2,62%), dan kasus aktif sebanyak 290 orang (0,77%).

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, menjelaskan,  kendati kasus Covid-19 di Denpasar sudah semakin menurun dan melandai, namun penularan virus yang dapat mematikan ini masih ditemukan. Oleh karena itu, ia tetap mengimbau masyarakat agar jangan sampai lalai dalam menerapkan protokol kesehatan.

Pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan tidak lengah atas perkembangan kasus saat ini. Dalam beraktivitas, penerapan protokol kesehatan tetap harus wajib dilaksanakan dengan berpedoman pada penerapan PPKM Level 3 Jawa-Bali. Terlebih lagi saat ini adanya mutasi Covid-19 dengan varian baru.

“Jangan mengurangi kewaspadaan, titik-titik lengah kemungkinan menyebabkan tingkat kasus Covid-19 di Denpasar meningkat, jadi intinya kapanpun dan dimanapun harus tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, terlebih saat ini virus sudah bermutasi,” tandasnya.

Lebih lanjut, Dewa Rai mengatakan bahwa berbagai upaya terus dilakukan Pemkot Denpasar guna mendukung upaya penurunan zona risiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien, dan mencegah kematian.

Hal ini dilaksanakan dengan menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, penyekatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan secara rutin dengan menggunakan mobil calling atau doortodoor, serta melaksanakan penyemprotan disinfektan serta eco enzyme wilayah secara terpadu.

BACA JUGA:  Sidang LKPJ 2019 Eksekutif Ditunda

Selain itu, Pemkot Denpasar juga terus berupaya untuk memaksimalkan realisasi vaksinasi kepada masyarakat, dan vaksinasi menyasar anak anak usia sekolah 12-17 tahun.

Terkait upaya menekan angka kematian akibat Covid-19, Dewa Rai mengatakan bahwa Satgas mengimbau kepada masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau yang berada pada usia rentan untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan. (sdn)