Seorang Pedagang Kopi Tewas Bersimbah Darah dengan Belasan Luka Tusuk

Ilustrasi pembunuhan seorang wanita.

Beritabalionline.com – Seorang pedagang kopi bernama Siti Atika, ditemukan tewas bersimbah darah di warungnya, Gang Sakum dekat PLN Kampung Kiara Gedur, Desa Cicau, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Kamis (30/9/2021). Diduga perempuan berusia 58 tahun itu tewas dibunuh.

Ubing, suami korban menuturkan korban pertama kali ditemukan oleh seorang warga penggembala sapi ketika melintas sekitar pukul 10.00 WIB. Ketika ditemukan, korban tergeletak dalam posisi duduk bersimbah darah.

“Ibu-ibu penggembala sapi itu teriak memanggil saya,” kata Ubing kepada wartawan di lokasi kejadian.

Ketika dipanggil, Ubing masih berada di rumah. Jaraknya hanya sekitar 15 meter. Mendengar teriakan itu, Ubing bergegas menuju ke warung. Ia terkejut, istrinya sudah dalam kondisi tewas bersimbah darah.

“Saya datang, istri sudah meninggal di depan warung,” katanya.

Ubing menduga istrinya tewas dibunuh. Pasalnya, ada bekas luka benda tajam di beberapa bagian tubuhnya. Jumlahnya mencapai 13 titik, termasuk di bagian wajah. Ia sudah membuat laporan polisi ke Polsek Cikarang Pusat.

Polisi yang menerima laporan sudah mendatangi lokasi kejadian, melakukan olah TKP. Beberapa warga juga telah dimintai keterangan untuk mengungkap kasus dugaan pembunuhan tersebut. (itn)

BACA JUGA:  Mendes PDTT Sebut PPKM Mikro Masih Ampuh Hentikan Penularan Covid-19